RADAR KUDUS - Kabar duka datang dari dunia politik Indonesia. Mantan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah meninggal dunia pada Kamis (24/9/2026) malam.
Ia mengembuskan napas terakhir pada pukul 19.20 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, dalam usia 80 tahun.
Jenazah Bachtiar kemudian direncanakan disemayamkan di rumah duka yang berada di kawasan Jalan Puspitek Raya, Setu, Tangerang Selatan.
Kabar kepergian politikus senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut turut disampaikan sejumlah tokoh melalui media sosial.
"Dapat kabar duka. Senior yang baik, Bang Bachtiar Chamsyah telah kembali ke haribaan Allah SWT. Semoga husnul khatimah. Lahu al-Fatihah," tulis mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum melalui akun X pribadinya @anasurbaningrum, dikutip Jumat (25/9).
Bachtiar Chamsyah lahir di Tiji, Sigli, Aceh, pada 31 Desember 1945. Sebelum memasuki pemerintahan, perjalanan panjangnya diwarnai aktivitas organisasi dan politik, termasuk keterlibatannya dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Ia pernah dipercaya menduduki sejumlah posisi dalam organisasi tersebut, di antaranya Ketua Komisariat HMI AAN Medan dan Ketua Umum HMI Cabang Medan. Kiprahnya kemudian berlanjut di lingkungan PPP serta Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi).
Di PPP, Bachtiar pernah menjabat sebagai Wasekjen DPP PPP. Sementara di Parmusi, ia dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal dan kemudian Ketua Umum pada 2002.
Karier Bachtiar di lembaga legislatif dimulai ketika ia menjadi anggota DPRD Sumatera Utara periode 1982-1987.
Setelah itu, ia melanjutkan kiprahnya di DPR RI melalui Fraksi PPP dan menduduki sejumlah posisi penting.
Pada periode 1999-2001, Bachtiar dipercaya menjadi Ketua Komisi V DPR RI.
Namanya juga dikenal luas setelah memimpin Panitia Khusus (Pansus) Buloggate-Bruneigate pada 2000, salah satu episode politik yang mencuat pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Perjalanan Bachtiar kemudian berlanjut ke pemerintahan. Presiden Megawati Soekarnoputri menunjuknya sebagai Menteri Sosial dalam Kabinet Gotong Royong.
Ia mulai menjalankan tugas tersebut pada Agustus 2001 dan tetap menjabat hingga berakhirnya pemerintahan Megawati pada Oktober 2004.
Setelah pergantian pemerintahan, Bachtiar kembali dipercaya menduduki posisi Menteri Sosial pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Ia melanjutkan tugasnya dalam Kabinet Indonesia Bersatu hingga 2009. Dengan demikian, Bachtiar tercatat memimpin Kementerian Sosial selama dua periode pemerintahan presiden yang berbeda.
Kepergian Bachtiar Chamsyah menutup perjalanan panjang seorang politikus PPP yang pernah berkiprah di organisasi kemahasiswaan, parlemen, hingga pemerintahan.
Sejumlah tokoh dan jajaran PPP pun menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya mantan Menteri Sosial tersebut.
Editor : Ali Mustofa