RADAR KUDUS - Video A Day in My Life yang dibuat dua pria berinisial MR (27) dan MA (24) ternyata tidak hanya disebarkan melalui media sosial.
Polisi mengungkap konten tersebut diperjualbelikan melalui grup komunitas di media sosial dengan sistem akses berbayar.
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo mengatakan kedua pria tersebut memasarkan video yang mereka produksi melalui platform media sosial.
Baca Juga: Video A Day in My Life Dijual Lewat Grup Eksklusif, Akses Dipatok Rp150 Ribu
Calon pembeli kemudian diarahkan untuk bergabung ke grup tertentu agar dapat mengakses konten yang ditawarkan.
Untuk memperoleh akses, anggota grup harus membayar Rp150 ribu. Setelah transaksi dilakukan, pembeli mendapatkan kode yang digunakan untuk membuka konten di platform yang bersifat eksklusif tersebut.
"Dan disebar ke platform sosial media, dikomersilkan kurang lebihnya untuk memasuki daripada komunitas atau grup untuk penjualan video tersebut itu Rp 150 ribu," kata Anggi dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (21/9/2026).
Baca Juga: Viral Video A Day in My Life, Keduanya Dinyatakan Mengidap HIV
Menurut polisi, mekanisme penjualan tersebut membuat konten tidak dapat diakses secara bebas oleh pengguna media sosial. Akses diberikan setelah pembayaran dilakukan oleh calon pembeli.
Dari penyelidikan sementara, aktivitas produksi konten tersebut telah berlangsung sejak Juli 2026.
Polisi menyebut video A Day in My Life hanya merupakan salah satu dari sekitar 20 video yang dibuat oleh kedua tersangka.
Konten-konten tersebut direkam di sejumlah lokasi. Selain kawasan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, polisi menemukan adanya aktivitas perekaman di wilayah Jakarta dan Depok.
Dari penjualan berbagai video tersebut, MR dan MA disebut telah memperoleh sekitar Rp19 juta hingga keduanya diamankan polisi.
Kasus ini terungkap setelah video yang menampilkan kedua pria tersebut viral di media sosial.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pemeran dalam video hingga akhirnya mengamankan keduanya.
Baca Juga: Konten A Day in My Life Dijual Rp150 Ribu, Dua Pria di Bogor Raup Rp19 Juta
Anggi mengatakan kedua pria tersebut telah mengakui aktivitas produksi video yang kemudian diperjualbelikan melalui grup komunitas di media sosial.
Penyidik selanjutnya mendalami keseluruhan konten yang dibuat serta aktivitas distribusinya.
Editor : Mahendra Aditya