Konten A Day in My Life Dijual Rp150 Ribu, Dua Pria di Bogor Raup Rp19 Juta

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 04:02 WIB
Ilustrasi uang rupiah
Ilustrasi uang rupiah

RADAR KUDUS - Dua pria berinisial MR (27) dan MA (24) diduga meraup sekitar Rp19 juta dari penjualan konten pornografi yang diproduksi sejak Juli 2026.

Salah satu konten mereka berjudul A Day in My Life dan sebelumnya viral di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo mengatakan konten tersebut dipasarkan melalui platform media sosial dengan sistem akses berbayar.

Baca Juga: Viral Video A Day in My Life, Keduanya Dinyatakan Mengidap HIV

Calon penonton harus membayar Rp150 ribu untuk memperoleh akses ke konten yang ditempatkan dalam komunitas atau grup tertentu.

Menurut polisi, sistem yang digunakan bersifat eksklusif. Setelah pembayaran dilakukan, pembeli mendapatkan kode akses yang memungkinkan mereka masuk dan melihat konten yang ditawarkan dalam grup tersebut.

Penyelidikan polisi kemudian menemukan bahwa video A Day in My Life yang viral bukan satu-satunya rekaman yang dibuat MR dan MA. Keduanya diduga telah memproduksi sekitar 20 video bermuatan pornografi sejak Juli 2026.

Produksi rekaman tersebut juga tidak hanya berlangsung di satu lokasi. Polisi menyebut aktivitas perekaman dilakukan di sejumlah wilayah, antara lain Kabupaten Bogor, Depok, dan Jakarta. Salah satu video yang menjadi awal pengungkapan kasus direkam di kawasan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Kasus ini terungkap setelah rekaman dari kawasan Leuwiliang beredar luas di media sosial. Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi orang yang berada dalam video tersebut.

Dari hasil penyelidikan, MR dan MA akhirnya diamankan di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Keduanya kemudian ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan produksi dan distribusi konten pornografi.

Anggi mengatakan penyidik masih mendalami aktivitas produksi maupun penyebaran seluruh konten yang dibuat kedua tersangka. Polisi juga menemukan adanya transaksi dari akses terhadap konten tersebut.

Berdasarkan data yang diperoleh penyidik hingga keduanya diamankan, uang yang telah terkumpul dari penjualan konten tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp19 juta.

Dengan demikian, video A Day in My Life yang sempat viral menjadi pintu masuk bagi polisi untuk mengungkap produksi konten lain yang disebut telah berlangsung sejak Juli 2026 dan dilakukan di beberapa wilayah.

Editor : Mahendra Aditya
video A Day in My Life viral a day in my life pemeran a day in my life A Day in My Life konten pornografi