RADAR KUDUS – Upaya pencarian Kapal Virgo Transport 8 yang dilakukan tim SAR gabungan di Laut Jawa kembali menemukan titik penting.
Pada Kamis (17/9), unsur TNI AL mendeteksi sebuah objek di bawah permukaan laut menggunakan sonar aktif.
Objek tersebut teridentifikasi berada di koordinat 04°31,667' Lintang Selatan (LS) dan 114°00,245' Bujur Timur (BT).
Posisi itu mengalami pergeseran sekitar 500 yard ke arah tenggara dibandingkan titik yang ditemukan sebelumnya.
Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan, deteksi objek bawah air tersebut dilakukan oleh unsur TNI AL dalam rangkaian operasi pencarian KM Virgo Transport 8.
“Berhasil mengidentifikasi posisi objek yang diduga kapal pada koordinat 04°31,667' S - 114°00,245' T, dengan pergeseran sekitar 500 yard ke arah tenggara dari posisi sebelumnya,” ungkap Sudayana dalam keterangannya.
Selain menemukan indikasi objek di bawah permukaan laut, tim pencarian juga menemukan sebuah liferaft yang diduga berkaitan dengan KM Virgo Transport 8. Liferaft tersebut ditemukan di kawasan Perairan Kuala Pembuang.
Dalam operasi SAR Kamis (17/9), proses pencarian dilakukan melalui dua sektor utama, yakni pencarian dari udara dan laut.
Untuk pencarian udara, sejumlah unsur dikerahkan, mulai dari helikopter Basarnas, Polri, hingga TNI AL.
Penyisiran udara difokuskan pada wilayah dengan luas sekitar 1.489 nautical mile persegi.
Sementara itu, unsur laut melakukan pencarian dengan membagi wilayah operasi menjadi empat sektor.
Total area yang disisir melalui jalur laut mencapai sekitar 5.600 nautical mile persegi.
Operasi tersebut melibatkan ratusan personel dari berbagai instansi.
Peralatan yang digunakan juga beragam, mulai kapal SAR, kapal perang TNI AL, helikopter, pesawat udara, hingga berbagai perlengkapan pendukung untuk pencarian dan evakuasi.
Tim SAR gabungan masih menghadapi tantangan berupa perubahan cuaca yang berlangsung cukup cepat selama proses pencarian.
Meski demikian, kondisi terakhir di wilayah operasi dilaporkan cerah berawan dengan ketinggian gelombang sekitar 1 hingga 1,5 meter.
“Basarnas menegaskan bahwa seluruh unsur SAR gabungan akan terus berupaya maksimal dalam proses pencarian dan pertolongan hingga seluruh korban dapat ditemukan,” beber Sudayana.
Hingga Kamis (17/9), belum terdapat perubahan pada data korban.
Sebanyak 108 orang dilaporkan berhasil diselamatkan, enam orang ditemukan meninggal dunia, sedangkan 129 orang lainnya masih dalam pencarian.
Sudayana menambahkan, tim dari unsur laut dan udara terus melakukan penyisiran sesuai sektor yang telah ditentukan.
Berdasarkan pemantauan visual pada 16 September 2026, badan KM Virgo Transport 8 sudah tidak terlihat di permukaan laut dari jarak sekitar 1,1 nautical mile.
“Unsur laut dan udara terus melakukan penyisiran di area yang telah ditentukan. Secara visual, pada tanggal 16 September 2026, badan kapal KM Virgo Transport 8 sudah tidak terlihat di permukaan laut dari jarak 1,1 nautical mile,” terang dia.
Editor : Ali Mustofa