RADAR KUDUS - Dukungan serta harapan besar mengalir bagi Menteri Keuangan yang baru dilantik, Suahasil Nazara.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari, menyatakan optimistis bahwa Suahasil mampu membawa perekonomian Indonesia tumbuh makin solid.
Qodari menilai latar belakang akademis serta rekam jejak pengalaman panjang Suahasil di jajaran Kementerian Keuangan menjadi modal kuat dalam mengawal kestabilan ekonomi nasional.
Baca Juga: Menang Umrah dari Melampah Sesarengan Kudus, Lifara Mulai Siapkan Perjalanan ke Tanah Suci
"Kami sangat yakin bahwa Pak Suahasil akan sangat berhasil menjalankan tugas sebagai Menkeu," tegas Qodari dalam keterangan tertulis resmi Bakom pada Selasa (15/9/2026).
Di sisi lain, dari sudut pandang dunia usaha, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menaruh harapan besar agar kepemimpinan Suahasil Nazara tidak menambah beban pajak baru bagi para pelaku bisnis.
Hipmi mengkhawatirkan munculnya kebijakan fiskal baru justru berpotensi meredam gairah dan momentum pertumbuhan ekonomi yang tengah dibangun sektor swasta.
Sekretaris Jenderal Hipmi, Anthony Leong, mengamini bahwa peningkatan penerimaan negara melalui sektor perpajakan memang merupakan hal mendasar.
Namun, ia menyarankan agar strategi pencapaian target penerimaan tersebut ditempuh lewat intensifikasi dan perluasan basis pajak (tax base), bukan dengan membebankan tarif baru pada pelaku usaha yang ada.
Anthony mengingatkan agar formulasi kebijakan penerimaan negara senantiasa memperhitungkan momentum serta iklim ikhtisar dunia usaha.
Ia pun mendorong agar asosiasi pengusaha senantiasa dilibatkan secara aktif dalam merumuskan skema kebijakan fiskal yang berdampak langsung pada sektor privat.
Baca Juga: Antusiasme Warga Ramaikan MTQ Nasional di Simpang Lima, Gus Yasin Ikut Berbaur dengan Penonton
"Jangan sampai ketika pengusaha sedang ingin melakukan ekspansi, menambah investasi, dan merekrut tenaga kerja, justru muncul beban fiskal baru yang membuat mereka menahan ekspansi," papar Anthony.
Guna menciptakan iklim investasi yang kondusif, Hipmi mendorong dibukanya ruang dialog secara intensif antara Kementerian Keuangan dan para pelaku industri sebelum regulasi bernuansa ekonomi direalisasikan.
"Kami berharap Pak Suahasil dapat membangun komunikasi yang intensif dengan dunia usaha seperti Hipmi sebelum mengambil kebijakan yang berdampak luas terhadap aktivitas bisnis," pungkasnya. (*)