Kompak! Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Unggah Foto Duduk Berdampingan, Netizen Heboh

Zainal Abidin RK • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 15:39 WIB
Ahmad Luthfi dan Sherly Tjoanda Duduk Berdampingan, Netizen Ramai Doakan Jodoh.
Ahmad Luthfi dan Sherly Tjoanda Duduk Berdampingan, Netizen Ramai Doakan Jodoh.

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menjadi perhatian netizen setelah keduanya mengunggah foto saat duduk berdampingan.

Foto tersebut diunggah melalui akun Instagram masing-masing. Ahmad Luthfi menggunakan akun @ahmadluthfi_official, sementara Sherly Tjoanda melalui akun @s_tjo.

Sherly menjadi yang lebih dahulu mengunggah foto tersebut pada Senin (15/9/2026) sore. Dalam unggahannya, terdapat 11 foto yang menampilkan berbagai momen kegiatan.

Dari sejumlah foto tersebut, tiga frame memperlihatkan Sherly duduk berdampingan dengan Ahmad Luthfi. Dalam momen itu, tampak pula Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berada di sekitar keduanya.

Tak berselang lama, Ahmad Luthfi turut mengunggah sejumlah foto dengan momen yang hampir sama. Menariknya, foto dirinya bersama Sherly yang duduk berdampingan ditempatkan sebagai foto utama dalam unggahan tersebut.

Unggahan kedua gubernur itu kemudian ramai mendapat respons netizen. Ratusan ribu pengguna menyukai postingan tersebut, sementara kolom komentarnya dipenuhi ribuan tanggapan.

Sebagian komentar bahkan bernada menggoda. Ada netizen yang menyebut istilah "cinlok", sementara lainnya mendoakan agar keduanya cocok hingga berjodoh.

"Janda dan duda premium limited edition. Cocok...," tulis akun @pakdejateng.

"Pak Luthfi cocok ya sama Bu Sherly yang cantik banget," komentar @kanarajanitra.

"Pak, titip salam buat Bu Sherly nggih, Pak," tulis @ulfiyam disertai emoticon hati.

"Fotonya bagus," tulis akun @aji_prasetyo.

"Mumpung lagi jomblo... gerak cepat selak direbut koko-koko," tulis @adnanbrsl.

Terlepas dari ramainya komentar netizen, pertemuan kedua kepala daerah tersebut ternyata berkaitan dengan agenda pemerintahan.

Ahmad Luthfi dan Sherly Tjoanda diketahui tengah mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pimpinan DPR RI dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Dalam forum tersebut, masing-masing gubernur diminta menyampaikan kondisi serta berbagai persoalan agraria yang terjadi di wilayahnya.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi menyampaikan upaya perlindungan terhadap Lahan Sawah Dilindungi (LSD) terus dilakukan di Jawa Tengah. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Data yang disampaikan menunjukkan luas lahan pertanian di Jawa Tengah mencapai sekitar 1,5 juta hektare. Pada 2025, produksi padi atau gabah kering giling (GKG) di Jawa Tengah mencapai hampir 11 juta ton, atau berkontribusi sekitar 15,6 persen terhadap produksi gabah nasional.

Sementara pada 2026, produksi padi Jawa Tengah ditargetkan mencapai 10,5 juta ton hingga akhir tahun.

"Sawah hilang tidak mungkin akan kembali. Kita perlu mempertahankan luas lahan pertanian, agar jangan sampai beralih fungsi," tegas Luthfi.

Ia juga menyebut capaian Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Jawa Tengah telah melampaui target minimum 87 persen yang ditetapkan Kementerian ATR/BPN.

Meski demikian, penerapannya masih menghadapi tantangan di sejumlah wilayah perkotaan. Keterbatasan lahan menjadi salah satu kendala dalam mempertahankan dan mengembangkan kawasan pertanian. (*)

Editor : Zainal Abidin RK
Sherly luthfi