Delegasi Polri Studi Banding ke Jepang, Pelajari Sistem Pos Polisi Koban yang Dekat Masyarakat

Ghina Nailal Husna • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 20:20 WIB
Delegasi Polri Studi Banding ke Jepang, Pelajari Sistem Pos Polisi Koban yang Dekat Masyarakat
Delegasi Polri Studi Banding ke Jepang, Pelajari Sistem Pos Polisi Koban yang Dekat Masyarakat
 
RADAR KUDUS - Delegasi Pusat Pendidikan Binmas Lemdiklat Polri melakukan kunjungan studi mendalam ke Prefektur Nagano, Jepang, pada 7 hingga 9 September 2026.
 
Kunjungan kerja ini difokuskan untuk mendalami secara langsung sistem pencegahan kejahatan berbasis masyarakat (community policing) yang diterapkan oleh Kepolisian Kekaisaran Jepang.
 
Fokus perhatian utama jajaran Polri tertuju pada pengoperasian Koban, yakni model pos polisi berukuran kecil yang ditempatkan secara strategis di tengah pemukiman warga dan menjadi tulang punggung keamanan publik di Negeri Sakura.
 
Baca Juga: Pemain Asing dan Striker Persijap Genap, Pelatih Beberkan Vasko Absen Lawan Borneo

Petugas yang bersiaga di dalam Koban tidak sekadar menunggu laporan masuk di balik meja.
 
Mereka aktif menjaga wilayah selama 24 jam, bertindak sebagai penanggap pertama (first responder) dalam kondisi darurat, serta membangun hubungan emosional yang erat dengan warga sekitar melalui patroli lingkungan dan kunjungan rumah (junkun) secara berkala.
 
Interaksi tatap muka tersebut dimanfaatkan untuk mendengarkan aspirasi warga, menerima laporan kejadian, mengurus penemuan barang hilang, hingga membuka ruang konsultasi masalah sosial. 
 
Selain meninjau tata kelola Koban, rombongan Polri juga mempelajari program edukasi pencegahan kejahatan di sekolah-sekolah serta berbagai aktivitas kepolisian komunitas setempat.

Secara operasional, satu unit Koban umumnya diperkuat oleh tiga hingga lima personel kepolisian.
 
Sementara itu, untuk kawasan pedesaan atau pemukiman yang lebih terpencil, Kepolisian Jepang mengoperasikan Chuzaisho—pos polisi tempat petugas tinggal dan menetap bersama keluarganya sehingga berbaur langsung sebagai tetangga warga setempat.
 
 Catatan Badan Kepolisian Nasional Jepang menunjukkan terdapat sekitar 6.300 unit Koban dan Chuzaisho yang tersebar di seluruh penjuru negeri.
 
Model kepolisian berorientasi masyarakat ini telah diakui dunia dan menjadi rujukan internasional bagi berbagai negara, termasuk Singapura dan Indonesia.
 
Baca Juga: COC Mod APK Diklaim Bisa Max Town Hall Instan, Ini Fitur dan Risikonya

Bagi jajaran Kepolisian Republik Indonesia, studi lapangan ini merupakan bagian dari kelanjutan program kerja sama strategis jangka panjang bersama Japan International Cooperation Agency (JICA).
 
Sebelumnya, komitmen kolaborasi ini juga telah diwujudkan melalui gelaran seminar internasional di Pusdik Binmas Lemdiklat Polri, Banyubiru, Kabupaten Semarang, pada 22 Oktober 2025. 
 
Implementasi dari hasil kunjungan ini diharapkan dapat ditransformasikan secara nyata ke dalam penguatan fungsi Pos Polisi serta peran Bhabinkamtibmas di Indonesia, guna menciptakan pelayanan kepolisian yang lebih humanis dan responsif di tengah masyarakat. (*)
Editor : Mahendra Aditya
Koban Kepolisian Jepang Studi Banding Polri Lemdiklat Polri Nagano Community Policing Bhabinkamtibmas JICA