Siswa SMPN 1 Jombang Tak Sentuh Ratusan Ompreng MBG karena Trauma Kasus Dugaan Keracunan Massal

Ghina Nailal Husna • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 21:06 WIB
Ilustrasi keracunan makanan
Ilustrasi keracunan makanan
 

RADAR KUDUS - Ratusan wadah ompreng program Makan Bergizi Gratis (MBG) teronggok tak tersentuh di SMPN 1 Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
 
Kejadian ini menjadi buntut dari peristiwa dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa serta tenaga pendidik di sekolah tersebut usai mengonsumsi hidangan yang disajikan pada Rabu (2/9/2026). 
 
Rasa trauma yang masih membendung membuat pihak sekolah akhirnya memutuskan untuk menghentikan sementara pembagian paket makanan gratis tersebut dari pihak penyedia.
 
Baca Juga: BMKG: Soekarno-Hatta & 3 Bandara Bebas Abu Vulkanik, 9 Lainnya Ditutup

Insiden malang ini bermula saat hidangan MBG yang disuplai oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mangunan dikonsumsi oleh warga sekolah.
 
Tak berselang lama, sebanyak 256 siswa dan guru dilaporkan mendadak mengeluhkan gangguan pencernaan akut.
 
Berbagai gejala klinis mulai muncul secara bersamaan, seperti sakit perut hebat, mual, muntah, pusing, hingga diare. 
 
Pada hidangan hari itu, menu yang disajikan terdiri dari kombinasi nasi putih, udang saus padang, tahu susu, buah pepaya, serta tumis sayuran berisi wortel, sawi putih, dan brokoli.

Dampak dari insiden ini cukup masif. Hingga Jumat pagi pasca-kejadian, tercatat masih ada 81 siswa yang mengeluhkan kondisi tubuhnya belum pulih sepenuhnya.
 
Bahkan, tujuh orang murid di antaranya terpaksa harus menjalani perawatan rawat inap secara intensif di Puskesmas Kabuh lantaran kondisi fisiknya yang sangat lemas akibat kekurangan cairan.

Kepala SMPN 1 Kabuh, Suprihadiono, mengonfirmasi bahwa langkah penghentian sementara pasokan makanan ini diambil guna meredam rasa cemas serta rasa takut yang dialami para peserta didik.
 
Dari total target penerima manfaat di sekolah yang mencapai 639 siswa serta 47 guru dan staf karyawan, memang tidak seluruhnya mengalami gejala keracunan. Namun, tindak pencegahan dinilai sangat krusial untuk dilakukan.

Mengenai dugaan pemicu utama, sejumlah korban mengungkapkan kecurigaan pada menu udang saus padang.
 
Baca Juga: Pasca-Erupsi 4 Gunung Api di Indonesia, Status Gunung Rinjani Kini Meningkat Menjadi Waspada
 
Beberapa siswa mengaku sempat mencium aroma yang kurang sedap dan tidak segar saat hendak menyantap lauk olahan laut tersebut. 
 
Kendati demikian, penyebab pasti di balik peristiwa keracunan massal ini masih belum dirilis secara resmi dan masih menunggu hasil pengujian laboratorium sampel makanan dari pihak dinas kesehatan serta kepolisian setempat. 
 
Pihak sekolah kini terus berkoordinasi dengan pengelola SPPG dan dinas terkait guna memastikan standar keamanan pangan terpenuhi secara total sebelum program MBG kembali digulirkan. (*)
Editor : Ghina Nailal Husna
Keracunan MBG Jombang SMPN 1 Kabuh SPPG Mangunan Keracunan Udang Saus Padang Makan Bergizi Gratis