BGN Pastikan MBG 2027 Jangkau 72,46 Juta Penerima di Indonesia

Anita Fitriani • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 09:55 WIB
Ilustrasi dapur MBG
Ilustrasi dapur MBG

 

 

 

RADAR KUDUS — Badan Gizi Nasional (BGN) mengatur jumlah penerima manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga tahun 2027 sebanyak 72.464.886 orang atau sekitar 72,46 juta jiwa.

Target ini diumumkan dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI pada tanggal 3 September 2026, dan menjadi pedoman utama dalam merencanakan serta melaksanakan MBG tahun mendatang.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan bahwa dengan anggaran yang diajukan, jumlah penerima manfaat MBG pada tahun 2027 ditargetkan mencapai 72.464.886 orang.

Angka tersebut mencakup siswa dari tingkat PAUD hingga SMA, serta kelompok ibu hamil, ibu yang sedang menyusui, dan anak balita (3B) sebagai penerima program utama.

Baca Juga: Pemangkasan Kuota BBM Subsidi 2027 Jadi Sorotan, Ini Angka dan Alasannya

Dalam pertemuan di DPR, BGN menawarkan dana khusus untuk program MBG sejumlah Rp232.503.133.201.000, atau sekitar Rp232,5 triliun.

Anggaran ini merupakan bagian terbesar dalam pengalokasian untuk memenuhi kebutuhan gizi nasional BGN, dengan proporsi mencapai 99,84 persen dari total pengeluaran terkait gizi.

Secara umum, BGN mengusulkan anggaran tahun 2027 sejumlah Rp240,20 triliun, yang terdiri dari komponen menu MBG serta bantuan dalam manajemen.

Baca Juga: Musim Kemarau 2026: Meteseh Tembalang Semarang Mulai Alami Krisis Air

Dari jumlah tersebut, sebagian uang langsung digunakan untuk membuat menu MBG sebesar Rp232,5 triliun, sedangkan sisanya digunakan untuk kegiatan teknis yang tidak terkait dengan MBG.

Dengan alokasi tersebut, BGN menjamin bahwa program MBG 2027 tetap menjangkau 72,46 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Penetapan angka ini menjadi acuan dalam mempersiapkan unit layanan gizi, distribusi menu, serta sistem pelaksanaan di lapangan agar tujuan cakupan bisa tercapai.

Target 72,46 juta penerima MBG pada tahun 2027 menunjukkan bahwa program ini memiliki skala yang besar dan menjadi alat utama dalam memenuhi kebutuhan gizi nasional dan memastikan anggaran yang diajukan dapat diubah menjadi layanan makanan yang tepat sasaran, aman, dan berkelanjutan bagi puluhan juta orang yang menerima manfaat di Indonesia. (*) 

Editor : Anita Fitriani
BGN Mbg Makan Bergizi Gratis badan gizi nasional