Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo Subuh, BMKG Ungkap Titik Episentrumnya

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 07:23 WIB
Ilustrasi Seismometer Gempa
Ilustrasi Seismometer Gempa

RADAR KUDUS – Gempa bumi bermagnitudo 4,9 mengguncang Kabupaten Boalemo, Gorontalo, pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 04.05 WIB.

Gempa tercatat berpusat sekitar 27 kilometer barat laut Boalemo dengan kedalaman 58 kilometer.

Berdasarkan parameter awal yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa berada di koordinat 0,64 Lintang Utara dan 122,13 Bujur Timur.

Dengan kedalaman tersebut, gempa dikategorikan sebagai gempa menengah. Hingga informasi tersebut disampaikan, belum terdapat laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa yang ditimbulkan akibat guncangan.

Baca Juga: Cuaca Indonesia Hari Ini Jumat 4 September, Mayoritas Wilayah Berawan

BMKG menyampaikan informasi awal mengenai gempa melalui kanal media sosial resminya sesaat setelah sistem pemantauan mendeteksi getaran.

Dalam unggahannya, BMKG mencantumkan gempa berkekuatan M4,9 dengan lokasi episentrum sekitar 27 kilometer barat laut Boalemo, Gorontalo.

Lembaga tersebut juga mengingatkan bahwa data yang disampaikan pada tahap awal masih bersifat sementara. Parameter gempa dapat mengalami perubahan setelah proses pengolahan data dan analisis seismik memperoleh informasi yang lebih lengkap.

BMKG menjelaskan bahwa penyampaian informasi awal dilakukan dengan mengutamakan kecepatan agar masyarakat segera mengetahui adanya aktivitas gempa. Karena itu, angka maupun parameter yang tercantum dalam laporan pertama masih dapat diperbarui.

Baca Juga: Papua Pegunungan Diguncang Gempa M5,5, Getaran Terasa hingga Jayapura dan Wamena

Masyarakat di Boalemo dan wilayah sekitarnya diminta tetap tenang serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Warga juga dianjurkan mengikuti perkembangan situasi melalui kanal resmi BMKG untuk mendapatkan pembaruan mengenai gempa tersebut.

Kewaspadaan tetap diperlukan, terutama apabila terjadi guncangan susulan atau muncul informasi baru mengenai dampak gempa.

Masyarakat diminta mengutamakan informasi dari lembaga berwenang dan tidak menyebarkan kabar yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.

Editor : Mahendra Aditya
gempa Boalemo gempa gorontalo gempa gempa hari ini bmkg