RADAR KUDUS — Kabar duka menyelimuti operasi kemanusiaan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pendiri Yayasan Gerak Bareng, Ahmad Zaki Ali (42), dikabarkan gugur saat menjalankan misi pendistribusian bantuan logistik bagi para korban gempa bumi di wilayah Dampek, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Jumat (21/8/2026).
Kepergian aktivis kemanusiaan yang dikenal gigih tersebut menyisakan duka mendalam bagi jajaran relawan dan warga lokal.
Hanya hitungan jam sebelum hembusan napas terakhirnya, almarhum tercatat masih aktif bergerak menyalurkan bantuan makanan dan kebutuhan pokok di posko-posko pengungsian.
Kronologi dan Momen-momen Terakhir di Lapangan
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak kepolisian dan rekan sesama relawan, almarhum sempat menjalankan ibadah Salat Jumat bersama warga di Masjid Nurul Huda Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, sebelum bergerak menuju lokasi terdampak di Dampek.
Salah seorang warga terdampak gempa, Jufri Husen, mengaku sempat berinteraksi dan berbincang hangat dengan Ahmad Zaki sesaat sebelum almarhum berangkat mengemudikan kendaraan logistik.
-
Aktivitas Harian: Almarhum secara intensif bolak-balik dari posko utama di Reo menuju lokasi pengungsian di Dampek untuk memastikan distribusi logistik tepat sasaran.
-
Aksi Terakhir: Kurang dari satu jam sebelum insiden, beredar dokumentasi video yang merekam momen almarhum sedang membagikan paket bantuan pangan kepada warga lokal.
-
Gejala Fisik: Dalam perjalanan menuju lokasi penyerahan bantuan, kendaraan yang dikemudikan almarhum mendadak berhenti usai almarhum mengeluh sesak napas dan meminta rekannya membantunya melepas helm serta jaket.
“Kami mengonfirmasi bahwa salah satu relawan kemanusiaan meninggal dunia saat menjalankan tugas di Dampek.Kepolisian bersama tim medis telah melakukan penelusuran serta pendataan terkait kronologi pasti kepergian almarhum,” ujar Kasi Humas Polres Manggarai Timur, AKP Irmawan Pujianto.
Alur Respon dan Penanganan Jenazah Relawan
Rekan almarhum dari Tim Hands Foundation, Muhammad Rafki Razif Kiransyah, mengonfirmasi bahwa pihak keluarga di Jakarta telah diberi tahu dan tim gabungan segera mengurus proses pemulangan jenazah secara terhormat.
Kepergian Ahmad Zaki Ali menambah daftar panjang dedikasi para relawan kemanusiaan di Indonesia yang mendedikasikan seluruh hidupnya di garis depan bencana alam demi membantu sesama. (*)