RADAR KUDUS — Kabar duka menyelimuti pelaksanaan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Seorang anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat kecamatan, Anwar Fuadi, dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas tepat menjelang hari penugasannya.
Insiden tragis tersebut terjadi ketika korban dalam perjalanan untuk meminjam sepatu pantofel milik rekannya guna melengkapi atribut seragam dinas upacara pengibaran bendera.
Baca Juga: Joao Pedro Kenakan Nomor 9 Chelsea, Liam Delap Turun ke Nomor 12
Editor : Ghina Nailal Husna Perjuangan Fisik dan Keterbatasan Fasilitas
Sebelum peristiwa naas tersebut terjadi, Anwar Fuadi diketahui telah menjalani latihan fisik intensif selama berminggu-minggu bersama rekan-rekannya di bawah terik matahari dan guyuran hujan demi mengemban amanah mengibarkan Bendera Merah Putih.
Namun, di balik dedikasi tinggi para pelajar di daerah, keterbatasan kelengkapan penunjang—seperti sepatu dinas upacara—memaksa korban untuk berikhtiar mencari pinjaman pada malam hari sebelum pelaksanaan upacara pengibaran bendera.
“Anwar merupakan sosok pemuda yang sangat disiplin, pekerja keras, dan memiliki semangat tinggi untuk mengabdi.Peristiwa ini menjadi pemicu duka mendalam bagi keluarga, sekolah, serta seluruh panitia Paskibra di wilayah Ampelgading,” ungkap salah satu pendamping Paskibra setempat.
-
Identitas Korban: Anwar Fuadi, siswa sekaligus anggota Paskibra Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.
-
Penyebab Kejadian: Kecelakaan lalu lintas saat berkendara malam hari untuk meminjam perlengkapan sepatu upacara.
-
Dampak Peristiwa: Duka mendalam menyelimuti pelaksanaan Upacara HUT ke-81 RI di tingkat kecamatan serta memicu evaluasi atas dukungan sarana bagi petugas Paskibra daerah.
Evaluasi Pemenuhan Sarana Anggota Paskibra Daerah
Tragedi yang menimpa Anwar Fuadi ini menyoroti pentingnya perhatian pemerintah daerah serta panitia penyelenggara dalam memenuhi kebutuhan dasar dan fasilitas keselamatan para anggota Paskibra, khususnya di tingkat kecamatan dan pelosok daerah.
Penghormatan terakhir disampaikan oleh segenap pengurus, jajaran pemerintah kecamatan, serta rekan-rekan Paskibra yang melanjutkan penugasan pengibaran bendera dengan penuh keharuan dan dedikasi mengenang perjuangan almarhum. (*)