Heboh Rumah Warga Dipasangi Garis Polisi Usai Pidato Presiden Prabowo: Pengakuan Profesi dan Upah Mengupas Bawang Jadi Sorotan

Ghina Nailal Husna • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:35 WIB
Heboh Rumah Warga Dipasangi Garis Polisi Usai Pidato Presiden Prabowo
Heboh Rumah Warga Dipasangi Garis Polisi Usai Pidato Presiden Prabowo
 
RADAR KUDUS — Rumah milik Susanah, warga Kampung Ciuncal, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, mendadak dipasangi garis pembatas oleh aparat kepolisian dan perangkat lingkungan setempat.
 
Langkah tersebut diambil setelah sosok Susanah mendadak viral lantaran namanya disebut langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan terkait potret buruh pengupas bawang bertarif upah fantastis.

Pemasangan garis pembatas tersebut sempat memicu spekulasi di tengah warga, namun pihak kepolisian dan pengurus RT memastikan bahwa tindakan tersebut tidak berkaitan dengan tindak pidana maupun perkara hukum kriminal.
 
Baca Juga: Lepas Masa Lajang: Dikta Wicaksono dan Rachel Cia Resmi Menikah di Bintaro usai Urus Berkas Sejak Juli

Alasan Pemasangan Garis Pembatas: Menjaga Ketertiban dan Psikologis Anak

Istri Ketua RT setempat menjelaskan bahwa garis pembatas dipasang atas kesepakatan pengurus lingkungan guna mengendalikan tingginya arus kedatangan awak media serta masyarakat luar yang penasaran dengan keberadaan rumah tersebut.

Langkah ini juga dimaksudkan untuk memberikan privasi serta menjaga kondisi psikologis anak-anak Susanah, lantaran kedua orang tuanya saat ini tengah berada di Jakarta untuk memenuhi agenda tertentu.

  • Pengendalian Kerumunan: Membatasi akses masuk ke area pekarangan rumah demi menjaga ketenangan lingkungan pemukiman.
  • Perlindungan Keluarga: Menjaga kenyamanan anak-anak yang ditinggal sementara waktu oleh orang tua mereka.
  • Klarifikasi Kepolisian: Petugas memastikan tidak ada peristiwa pidana yang terjadi di lokasi pemukiman tersebut.

Sorotan Pidato Kenegaraan vs Realita Lapangan

Sorotan terhadap sosok Susanah bermula dari pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI pada Jumat (14/8/2026).
 
Dalam pidatonya, Presiden menyinggung potret perjuangan rakyat kecil dengan menyebut Susanah sebagai buruh pengupas bawang yang menerima upah sebesar Rp700 ribu per kilogram.

Namun, pernyataan tersebut memicu polemik usai sejumlah tetangga dan warga lokal memberikan kesaksian berbeda terkait latar belakang pekerjaan sehari-hari Susanah di lingkungan desanya.

1.Pidato Kenegaraan Presiden:Penyampaian pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI.
Presiden Prabowo menyebutkan profil Susanah sebagai buruh pengupas bawang dengan klaim upah Rp700 ribu per kilogram.

2.Penelusuran Profesi Asli:Kesaksian warga dan tetangga di Cileungsi.
Warga mengonfirmasi bahwa tidak ada aktivitas usaha pengupasan bawang di lingkungan setempat. Susanah sehari-hari bekerja menjahit kain majun dan mencuci ompreng catering.

3.Pemasangan Garis Pembatas Lingkungan:Perangkat desa dan kepolisian turun tangan.
Guna mengantisipasi lonjakan kedatangan media dan masyarakat, area rumah Susanah dibatasi garis polisi demi keamanan keluarga.

Baca Juga: 330 Napi Korupsi Lapas Sukamiskin Terima Remisi HUT Ke-81 RI, Wagub Erwan Setiawan Ingatkan Jangan Ulangi Kesalahan
 
Menurut keterangan warga sekitar, Susanah sehari-hari bekerja menjahit kain majun pada pagi hari, kemudian dilanjutkan dengan membantu mencuci ompreng wadah makan di salah satu dapur penyedia jasa katering pada siang hingga sore hari. 
 
Sementara sang suami, Didim, bekerja serabutan sebagai kuli bangunan serta menerima jasa perbaikan rumah warga.

Besaran nilai upah pengupasan bawang sebesar Rp700 ribu per kilogram yang disampaikan dalam materi pidato kenegaraan tersebut kini menjadi ruang diskusi publik lantaran dinilai belum terverifikasi secara independen oleh pihak verifikator data lapangan. 
Editor : Ghina Nailal Husna
Keywords: Rumah Susanah Cileungsi garis polisi pidato Prabowo pengupas bawang Rp700 ribu fakta profesi Susanah warga Cileungsi Bogor klarifikasi garis polisi rumah Susanah viral pengupas bawang Sidang Tahunan MPR 2026