Jenderal Kopassus Muncul di Eks Markas OPM, Siapa Letjen TNI Lucky Avianto?

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:35 WIB
Profil Letjen TNI Lucky Avianto, Jenderal Kopassus yang Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Eks Markas OPM. (Instagram cartenztactical)
Profil Letjen TNI Lucky Avianto, Jenderal Kopassus yang Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Eks Markas OPM. (Instagram cartenztactical)

RADAR KUDUS - Letjen TNI Lucky Avianto menjadi sorotan setelah memimpin langsung upacara peringatan detik-detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Senin (17/8/2026). Upacara tersebut digelar di lokasi yang sebelumnya menjadi markas kelompok bersenjata TPNPB-OPM dan baru dikuasai pasukan TNI.

Sebagai Pangkogabwilhan III, Lucky datang ke lokasi dan bertindak sebagai inspektur upacara. Momentum itu berlangsung di tengah situasi keamanan Papua yang masih menjadi tantangan, sehingga pelaksanaan upacara di bekas markas kelompok bersenjata tersebut memiliki arti strategis sekaligus simbolis.

Lucky mengatakan dirinya datang langsung ke lokasi untuk memastikan peringatan kemerdekaan tetap berlangsung di wilayah tersebut. Kehadirannya sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan kenegaraan tetap dilaksanakan di kawasan yang sebelumnya berada dalam penguasaan kelompok bersenjata.

Jabatan Pangkogabwilhan III kini menjadi posisi penting dalam karier Lucky. Ia resmi menggantikan Letjen TNI Bambang Trisnohadi dalam serah terima jabatan yang dipimpin Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada 26 Maret 2026. Sebelumnya, Lucky menjabat Pangdam XXIV/Mandala Trikora.

Kodam XXIV/Mandala Trikora juga mengonfirmasi bahwa Lucky sebelumnya merupakan Pangdam XXIV/MT. Setelah rotasi jabatan pada Maret 2026, posisi tersebut kemudian ditempati Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, sementara Lucky naik menjadi Pangkogabwilhan III dengan pangkat letnan jenderal atau bintang tiga.

Karier Lucky tidak lepas dari Korps Baret Merah Kopassus. Ia mengawali perjalanan militernya dari berbagai posisi di lingkungan Kopassus sebelum dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis di TNI Angkatan Darat.

Sejumlah jabatan yang pernah diembannya antara lain Komandan Batalyon Infanteri 400/Raider, Komandan Batalyon Infanteri 500/Raider, Dandim 0829/Bangkalan, Wakil Asisten Operasi Danjen Kopassus, Asisten Perencanaan Danjen Kopassus, serta Asisten Operasi Danjen Kopassus.

Lucky juga pernah menjabat Komandan Grup 1/Para Komando Kopassus, Danrindam XII/Tanjungpura, serta sejumlah posisi staf strategis di lingkungan TNI AD. Rekam jejak tersebut membuat pengalamannya tidak hanya terbentuk dari penugasan komando, tetapi juga dari bidang operasi, perencanaan, pendidikan, dan intelijen.

Latar belakang pendidikannya turut menjadi bagian penting dari perjalanan karier Lucky. Ia merupakan lulusan Akmil 1996 dan meraih penghargaan Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik. Setelah itu, prestasi akademiknya berlanjut ketika mengikuti pendidikan pengembangan perwira di Seskoad dan Sesko TNI.

Lucky tercatat meraih predikat lulusan terbaik Dikreg Seskoad A-XLIX tahun 2011 dan lulusan terbaik Dikreg XLVI Sesko TNI tahun 2019. Ia juga tercatat sebagai peserta terbaik bidang akademik dalam Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIV Lemhannas pada 2023.

Pengalamannya tidak hanya berada di dalam negeri. Lucky pernah menjalankan penugasan sebagai military observer dalam misi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Republik Demokratik Kongo pada 2009. Ia juga pernah memimpin Satgas Indobatt Konga XXIII-G dalam misi UNIFIL di Lebanon.

Papua juga bukan wilayah baru bagi Lucky. Sebelum menduduki posisi Pangkogabwilhan III, ia pernah dipercaya sebagai Pangdam XXIV/Mandala Trikora dan memiliki pengalaman dalam operasi di kawasan timur Indonesia.

Dalam kapasitasnya sebagai Pangkogabwilhan III, wilayah tanggung jawab Lucky mencakup kawasan Papua dan Maluku. Pada Juli 2026, ia memaparkan hasil operasi semester pertama 2026 yang meliputi pengamanan wilayah darat, laut, dan udara serta penanganan berbagai aktivitas ilegal yang dinilai mengancam stabilitas keamanan.

Karier Lucky juga mencatat pengalaman di bidang operasi keamanan. Selain penugasan di Papua, ia pernah terlibat dalam operasi di Maluku dan Aceh. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari rekam jejak yang membentuknya sebagai perwira dengan pengalaman komando dan operasi di berbagai medan.

Kini, perhatian kembali tertuju kepadanya setelah ia memimpin upacara kemerdekaan di Ugimba. Pemilihan lokasi tersebut menjadi sorotan karena upacara dilaksanakan di bekas markas kelompok bersenjata TPNPB-OPM yang sebelumnya baru direbut oleh pasukan TNI.

Bagi TNI, pelaksanaan upacara di lokasi tersebut menjadi simbol kehadiran negara di wilayah Papua. Namun, di tengah situasi keamanan yang masih kompleks, kegiatan tersebut juga memperlihatkan besarnya tantangan yang dihadapi aparat dalam menjalankan tugas di kawasan konflik.

Dengan pengalaman panjang di Kopassus, sejumlah penugasan operasi, pengalaman misi perdamaian internasional, serta sederet penghargaan pendidikan militer, Lucky kini mengemban salah satu jabatan strategis dalam struktur komando pertahanan Indonesia.

Editor : Mahendra Aditya
Lucky Avianto Letjen TNI Lucky Avianto Pangkogabwilhan III upacara HUT RI Papua kopassus