RADAR KUDUS - Dai kondang asal Bojonegoro, KH Anwar Zahid, mengalami kecelakaan lalu lintas saat dalam perjalanan menuju Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (10/8/2026) malam.
Mobil Toyota Alphard yang ditumpangi Kiai Anwar Zahid ditabrak sebuah truk trailer di jalur Jalan Raya Padangan-Ngawi, tepatnya kawasan Tinggang, Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.40 WIB. Saat itu, Toyota Alphard sedang berhenti di kawasan perbaikan jalan karena harus menunggu antrean kendaraan dalam penerapan sistem buka-tutup arus lalu lintas.
Ketika kendaraan dalam posisi berhenti, sebuah truk trailer bernopol S-9491-H melaju dari arah belakang. Truk tersebut kemudian menghantam bagian belakang Toyota Alphard.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan kecelakaan tidak menyebabkan korban meninggal dunia.
"Iya benar, kejadian tadi malam sekitar pukul 22.40 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Namun mobil Alphard yang ditabrak truk rusak bagian depan dan belakang," ujar Septian, Selasa (11/8).
Kiai Anwar Zahid Sempat Diperiksa di Rumah Sakit
Pasca kecelakaan, Kiai Anwar Zahid bersama pengemudi mobil sempat dievakuasi menuju RSUD Padangan.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi keduanya setelah kendaraan mengalami benturan.
Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan kondisi yang mengharuskan Kiai Anwar Zahid menjalani perawatan lebih lanjut.
Setelah dinyatakan aman, ia kemudian melanjutkan perjalanan menuju Banjarnegara.
Untuk meneruskan agenda pengajian yang telah dijadwalkan, Kiai Anwar Zahid bersama santrinya menggunakan mobil Toyota Innova berwarna hitam.
Kecelakaan tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.
Kiai Anwar Zahid dan sopirnya selamat meski kendaraan yang mereka tumpangi mengalami kerusakan akibat benturan keras.
Diduga Pengemudi Truk Mengantuk
Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula ketika Toyota Alphard bergerak dari arah Bojonegoro menuju Ngawi.
Saat tiba di kawasan Tinggang yang sedang menjalani pekerjaan perbaikan jalan, kendaraan harus berhenti karena adanya sistem buka-tutup.
Alphard berada dalam antrean di belakang kendaraan lain ketika truk trailer dari arah belakang tiba-tiba menghantamnya.
Kepolisian menduga pengemudi truk trailer mengalami kelelahan atau mengantuk sehingga tidak dapat mengendalikan laju kendaraan dengan baik.
"Diduga pengemudi truk trailer mengantuk sehingga tidak bisa menguasai laju kendaraannya dan menabrak mobil Toyota Alphard," kata Ipda Septian.
Benturan tersebut membuat Toyota Alphard mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang.
Bagian depan kendaraan juga mengalami ringsek karena terdorong ke depan setelah terkena hantaman dari belakang.
Sementara itu, truk trailer dan Toyota Alphard yang terlibat dalam kecelakaan telah diamankan di kantor Satlantas Polres Bojonegoro.
Kedua kendaraan tersebut menjadi bagian dari proses penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh kepolisian.
Editor : Ali Mustofa