Asrama Ponpes Syekh Burhanuddin Kampar Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp3,04 Miliar

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:26 WIB
Ilustrasi kebakaran
Ilustrasi kebakaran

KAMPAR — Kebakaran hebat melanda gedung asrama santri Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu Darussalam, Desa Kuntu Darussalam, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, Senin (10/8/2026) malam. Kobaran api menghanguskan bangunan asrama dengan nilai kerugian sementara ditaksir mencapai Rp3,04 miliar.

Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra Ramadhan Sebayang mengatakan, kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Api baru berhasil dikendalikan sekitar pukul 00.00 WIB atau setelah kurang lebih empat jam proses penanganan.

Meski kobaran api cukup besar dan melanda bangunan tempat tinggal para santri, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kondisi ini tidak terlepas dari situasi ketika kebakaran terjadi. Sebagian besar santri sedang berada di masjid untuk melaksanakan salat Isya.

Kebakaran pertama kali diketahui seorang santri setelah selesai menunaikan salat Isya. Saat menuju kembali ke area asrama, ia melihat api sudah muncul dari bagian atap bangunan.

Situasi kemudian segera dilaporkan kepada santri lain. Dua santri yang masih berada di sekitar asrama turut mengingatkan penghuni lainnya agar segera keluar dari bangunan dan meminta bantuan warga sekitar.

Sebelum armada pemadam kebakaran tiba, santri bersama masyarakat berupaya melakukan pemadaman secara manual. Air diambil dari sumur bor yang berada tidak jauh dari lokasi, kemudian digunakan untuk menyiram titik-titik api menggunakan peralatan sederhana seperti ember dan wadah air.

Besarnya kobaran membuat penanganan membutuhkan waktu cukup panjang. Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran akhirnya dikerahkan ke lokasi. Armada tersebut berasal dari Kenegerian Ninik Mamak Lipat Kain, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kampar, serta sejumlah perusahaan swasta di sekitar wilayah kejadian.

Personel kepolisian dari Polsek Kampar Kiri juga ikut membantu proses pemadaman dan pengamanan lokasi. Setelah berjam-jam dilakukan penanganan, api akhirnya dapat dikendalikan sekitar tengah malam.

Polisi memastikan seluruh santri dalam kondisi selamat. Tidak terdapat laporan korban meninggal dunia maupun korban luka akibat kebakaran tersebut.

"Korban jiwa nihil," kata Kapolres Kampar.

Besarnya kerugian menjadi salah satu dampak utama dari peristiwa tersebut. Polisi memperkirakan nilai kerusakan dan kehilangan akibat kebakaran mencapai Rp3,04 miliar. Namun, angka tersebut masih berupa estimasi sementara dan dapat berubah setelah dilakukan pendataan lebih lanjut terhadap bangunan serta barang-barang yang terbakar.

Untuk mengetahui penyebab kebakaran, kepolisian masih melakukan penyelidikan. Sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut telah diamankan oleh Polsek Kampar Kiri untuk kepentingan pemeriksaan.

Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu sendiri merupakan lembaga pendidikan Islam yang berada di Kuntu Darussalam. Informasi dari laman resmi pesantren menyebut lembaga tersebut memiliki program pendidikan yang memadukan pendidikan agama dan pendidikan umum.

Keberadaan asrama menjadi bagian penting dalam kegiatan pendidikan pesantren karena para santri menjalani aktivitas belajar sekaligus kehidupan sehari-hari di lingkungan pondok. Dokumen profil pesantren yang tersedia dalam penelitian akademik juga mencatat perkembangan fasilitas pesantren sejak pembangunannya, termasuk pembangunan sejumlah unit asrama.

Data akademik terbaru mengenai pesantren tersebut juga menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu masih aktif menjalankan kegiatan pendidikan pada tahun ajaran 2025/2026. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2026 menggunakan santri kelas 1 Wustho di pesantren tersebut sebagai populasi penelitian.

Kini, perhatian tertuju pada proses penyelidikan untuk mengungkap sumber api serta pendataan kerusakan akibat kebakaran. Aparat juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.

Yang paling melegakan dari insiden tersebut adalah tidak adanya korban jiwa. Ratusan santri yang berada di lingkungan pesantren dilaporkan selamat, sementara kerugian material akibat kebakaran asrama diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Editor : Mahendra Aditya
kebakaran ponpes Kampar Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu kebakaran asrama santri Kampar Kiri kebakaran pesantren