Update Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II: 233 Korban Selamat Dievakuasi, 62 Masih Dalam Perjalanan

Ali Mustofa • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 15:49 WIB
Kabasarnas, Marsdya TNI, Mohammad Syafii mengatakan sebanyak 62 korban selamat KMP Mutiara Sentosa dalam perjalanan menuju ke Surabaya. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
Kabasarnas, Marsdya TNI, Mohammad Syafii mengatakan sebanyak 62 korban selamat KMP Mutiara Sentosa dalam perjalanan menuju ke Surabaya. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

RADAR KUDUS – Sebanyak 62 korban selamat dalam insiden kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa II yang terjadi di Perairan Utara Sumenep masih berada di atas KN Masalembo dan dalam perjalanan menuju Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsdya TNI Mohammad Syafii, mengatakan kapal yang mengangkut para korban diperkirakan tiba pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Perkiraan tersebut lebih lambat dari jadwal sebelumnya yang diprediksi tiba pada pagi hingga menjelang siang hari.

Menurut Syafii, keterlambatan kedatangan KN Masalembo dipengaruhi kondisi gelombang di sepanjang pelayaran.

Demi menjamin keselamatan para korban dan awak kapal, kecepatan pelayaran sengaja dikurangi sehingga waktu tempuh menjadi lebih lama.

Berdasarkan pembaruan data hingga pukul 10.00 WIB, posisi KN Masalembo masih berada sekitar 51 nautical miles dari Surabaya.

Kapal terus melanjutkan perjalanan dengan mengutamakan aspek keselamatan hingga seluruh korban dapat tiba dengan selamat di Pelabuhan Tanjung Perak.

Selain memberikan perkembangan proses evakuasi, Basarnas juga mengoreksi jumlah korban yang berada di atas KN Masalembo.

Sebelumnya jumlah korban yang dilaporkan sebanyak 57 orang, namun setelah dilakukan pencocokan data terbaru, jumlah tersebut bertambah menjadi 62 orang.

Syafii menjelaskan, sebelumnya total korban yang telah dievakuasi tercatat sebanyak 233 orang, dengan 57 di antaranya masih berada di KN Masalembo.

Setelah dilakukan verifikasi lebih lanjut, ternyata jumlah korban yang berada di kapal mencapai 62 orang. Basarnas kini terus mencocokkan data dengan manifest yang dimiliki KSOP maupun pihak operator kapal agar seluruh korban dapat teridentifikasi secara akurat.

"Jadi, kemarin informasi yang kita terima bahwa total korban yang kita evakuasi 233, dengan catatan 57 masih ada di Masalembo. Ternyata dari update terakhir, ada 62 korban yang ada di Masalembo," ungkap Marsdya Syafii.

"Dan mudah-mudahan dari seluruh korban yang kita evakuasi ini cocok dengan data yang diberikan oleh KSOP maupun perusahaan. Saat ini kita terfokus dengan korban yang sudah dievakuasi," pungkasnya.

Kronologi Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II

KMP Mutiara Sentosa II mengalami kebakaran saat berlayar di Perairan Utara Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8/2026) pagi.

Kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) tersebut tengah melayani rute Surabaya–Makassar dengan estimasi waktu pelayaran sekitar 40 jam.

Laporan pertama mengenai insiden diterima Kantor SAR Surabaya pada pukul 08.24 WIB dari Syahbandar Tanjung Perak dan PT ALP.

Selang satu menit kemudian, pihak perusahaan kembali menghubungi SAR Surabaya dan melaporkan bahwa kapal yang mengangkut sekitar 250 penumpang mengalami kebakaran saat berada di perairan utara Madura.

Informasi yang diterima dari nahkoda menyebutkan kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB.

Setelah menyampaikan laporan awal tersebut, komunikasi dengan nahkoda terputus sehingga memicu operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran.

Hingga Selasa (4/8/2026) pukul 10.00 WIB, tim SAR mencatat sebanyak 238 korban telah berhasil dievakuasi. Rinciannya, 233 orang dinyatakan selamat dan lima orang meninggal dunia.

Dari total korban selamat tersebut, sebanyak 62 orang masih berada di atas KN Masalembo dan dijadwalkan tiba di Pelabuhan Tanjung Perak pada Selasa siang.

 

Editor : Ali Mustofa
Pelabuhan Tanjung Perak perairan sumenep kmp mutiara sentosa II basarnas