RADAR KUDUS – Musibah kebakaran merenggut tiga nyawa anak-anak di Kampung Babakan Bandung, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (23/7/2026) malam.
Sebuah rumah panggung ludes terbakar sekitar pukul 19.30 WIB, sementara ketiga korban tidak sempat menyelamatkan diri karena terjebak di dalam kamar saat sedang tertidur.
Korban diketahui bernama Aljenar Malik Saputro, seorang siswa sekolah dasar, Saka Asadek yang masih duduk di bangku PAUD, serta Shakila Almahira Quenza, seorang balita.
Ketiganya berada di ruangan yang sama ketika kobaran api mulai membesar.
Kapolsek Nyalindung, Iptu M. Yanuar Fajar, menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah nyala lilin yang digunakan sebagai penerangan setelah listrik di wilayah tersebut padam sejak sekitar pukul 18.00 WIB.
Menurutnya, lilin sempat dinyalakan di ruang tamu sebagai sumber cahaya darurat.
Setelah itu, penghuni rumah beristirahat hingga akhirnya api diduga muncul dan dengan cepat membakar bangunan.
Petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, termasuk mendalami apakah pintu kamar tempat ketiga korban berada dalam kondisi terkunci atau tidak saat kejadian berlangsung.
Bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari material kayu membuat api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bagian rumah.
Akibatnya, ketiga korban mengalami luka bakar yang sangat parah dan tidak dapat diselamatkan.
Kondisi tersebut semakin diperburuk oleh tiupan angin yang cukup kencang, sehingga kobaran api dengan mudah menjalar ke seluruh bangunan dalam waktu singkat.
Kepala Desa Wangunreja, Ganda Permana, mengatakan pihak keluarga sebenarnya telah berupaya memadamkan api dan meminta bantuan warga sekitar.
Nenek korban, Nia Kurniasih (53), berusaha menyelamatkan cucu-cucunya, namun besarnya kobaran api membuat usaha tersebut tidak berhasil.
Warga yang berdatangan juga mengalami kesulitan mengendalikan api karena bangunan sudah terlanjur dilalap si jago merah.
Petugas gabungan dari kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Pemadam Kebakaran akhirnya tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.
Api berhasil dikendalikan sekitar 30 menit setelah proses penanganan dilakukan.
Setelah proses evakuasi selesai, jenazah ketiga korban langsung dimakamkan oleh keluarga pada malam itu juga.
Sementara itu, polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran tersebut.
Editor : Ali Mustofa