JAKARTA – Sebanyak 25 perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) resmi memperoleh kenaikan pangkat bintang pada periode Juli 2026.
Prosesi laporan korps kenaikan pangkat berlangsung dalam upacara yang dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan diwakili Inspektur Jenderal (Irjen) TNI.
Kenaikan pangkat tersebut menjadi bagian dari regenerasi kepemimpinan di lingkungan TNI sekaligus bentuk penghargaan atas dedikasi, profesionalisme, dan pengabdian para perwira dalam menjalankan tugas negara.
Dasar hukum promosi tersebut tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/468/III/2026 tanggal 31 Maret 2026.
Sementara itu, laporan kenaikan pangkat khusus bagi perwira tinggi TNI AL juga dilaksanakan di hadapan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali di Wisma Elang Laut, Menteng, Jakarta Pusat.
Mayoritas perwira yang menerima promosi menyandang pangkat Laksamana Pertama (Laksma) TNI atau bintang satu. Selain itu, sejumlah perwira Korps Marinir juga resmi naik menjadi Brigadir Jenderal TNI (Mar).
Daftar 25 Perwira TNI AL yang Pecah Bintang
- Laksma TNI Muhammad Nizar Gadafi
- Laksma TNI Ronald Makana David Rarun
- Laksma TNI Sirilus Arif Susbintoro
- Laksma TNI Fajar Rusdianto
- Laksma TNI Dr. Wisnu P.
- Laksma TNI Laode Muhamad H.
- Laksma TNI Ansori
- Laksma TNI Hotma I.D.P. Sirait
- Laksma TNI Andriawan Sitindaon
- Laksma TNI Andi Indra Putra
- Laksma TNI Yesayas T.M. Silalahi
- Laksma TNI Andri Adi W.
- Laksma TNI Boris Lukman
- Laksma TNI Winarko Sihwidodo
- Laksma TNI Saepudin Hidayat
- Brigjen TNI (Mar) Arif Handono
- Brigjen TNI (Mar) Supriadi Tarigan
- Brigjen TNI (Mar) Yustinus R.
- Brigjen TNI (Mar) Rino Rianto
- Laksma TNI drg. Trisnawati Riana I.
- Laksma TNI Prof. Dr. Anwar Kurniadi
- Laksma TNI dr. Mukti Fahimi
- Laksma TNI Bondan Haryono
- Laksma TNI Khoirul Fu'ad
- Laksma TNI Hadi Pangestu
Kenaikan pangkat ini diharapkan semakin memperkuat kapasitas kepemimpinan para perwira tinggi TNI AL dalam menghadapi tantangan pertahanan maritim yang semakin kompleks, sekaligus meningkatkan profesionalisme organisasi dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia.
Editor : Mahendra Aditya