RADAR KUDUS - Nama Frank Alexander Hutapea tengah menjadi sorotan publik setelah pernyataannya mengenai sang ayah, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, ramai diperbincangkan di media sosial.
Komentar Frank terkait keputusan ayahnya menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, memicu beragam reaksi dari masyarakat.
Di balik polemik tersebut, Frank bukanlah sosok baru di dunia hukum. Ia memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman profesional yang kuat, baik di Indonesia maupun di luar negeri.
Latar Belakang dan Pendidikan
Frank Alexander Hutapea lahir di Jakarta pada 1991. Ia merupakan anak sulung Hotman Paris Hutapea dan memiliki dua adik, yaitu Felicia Putri Parisienne Hutapea serta Fritz Junior Hutapea.
Meski tumbuh di lingkungan keluarga pengacara ternama, Frank memilih membangun karier melalui jalur profesional. Ia menyelesaikan pendidikan hukum di Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta pada periode 2010–2013.
Selain itu, Frank juga memperdalam keilmuannya di University of Kent, Inggris, dengan fokus pada Hukum Perbankan, Hukum Korporasi, Hukum Keuangan, dan Hukum Keamanan.
Meniti Karier dari Firma Hukum Internasional
Sebelum berkarier di Indonesia, Frank memperoleh pengalaman di sejumlah firma hukum internasional. Pada 2011, ia mengikuti program Summer Trainee di O'Melveny & Myers LLP serta SJ Berwin. Setahun kemudian, ia menjalani program Summer Assistant di 4–5 Gray's Inn Square, Inggris.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting sebelum kembali ke Indonesia dan memulai karier profesional.
Berkiprah di Dunia Hukum Indonesia
Sekembalinya ke Tanah Air, Frank bergabung sebagai Associate Trainee di Hadiputranto, Hadinoto & Partners pada 2013–2014.
Selanjutnya, ia bergabung dengan Hotman Paris & Partners sebagai Associate mulai 2014 hingga 2017. Berkat rekam jejak dan kemampuannya menangani berbagai perkara, Frank dipercaya menjadi Partner di firma tersebut sejak 2017 hingga 2025.
Selama berpraktik, ia banyak menangani perkara litigasi komersial, restrukturisasi perusahaan, kepailitan, sengketa administrasi, hingga persoalan perpajakan.
Kini Mengabdi di Kementerian Pertahanan
Setelah bertahun-tahun berkarier di firma hukum, Frank kini dipercaya mengemban tugas sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional di Kementerian Pertahanan (Kemenhan).
Posisi tersebut menambah daftar perjalanan profesionalnya yang tidak hanya berkutat di sektor hukum, tetapi juga berkontribusi dalam bidang kebijakan pertahanan nasional.
Jadi Sorotan karena Pernyataan Terhadap Hotman Paris
Nama Frank Hutapea kembali mencuat setelah mengkritik keputusan ayahnya yang menjadi kuasa hukum mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Pernyataan itu memancing perhatian publik karena disampaikan secara terbuka dan memicu diskusi luas di media sosial.
Terlepas dari polemik tersebut, Frank dikenal sebagai sosok dengan pengalaman panjang di bidang hukum, mulai dari firma internasional, firma hukum nasional, hingga kini dipercaya mengemban peran strategis di lingkungan Kementerian Pertahanan.
Editor : Mahendra Aditya