RADAR KUDUS - Sebuah video yang memperlihatkan bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, menjadi viral di media sosial.
Dalam video tersebut, gerai koperasi tampak berada di tepi telaga sehingga memunculkan narasi bahwa bangunan itu tidak memiliki akses jalan dan hanya dapat dijangkau melalui perairan.
Unggahan tersebut memicu beragam komentar dari warganet. Sebagian mempertanyakan pemilihan lokasi pembangunan, sementara yang lain menilai proyek tersebut kurang memperhatikan aspek aksesibilitas.
Menanggapi ramainya perbincangan di media sosial, Pemerintah Desa Sidodadi memberikan klarifikasi. Kepala Desa Sidodadi, Soelan, menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan.
Baca Juga: Viral Rekaman CCTV Diduga Libatkan Trinita Manuel, Berikut Fakta-Fakta yang Telah Terungkap
Pemerintah Desa Sebut Video Diambil dari Sudut yang Tidak Menampilkan Jalan Masuk
Menurut Soelan, video yang viral direkam dari sisi seberang telaga sehingga tidak memperlihatkan akses jalan menuju bangunan koperasi.
Ia menjelaskan bahwa jalur masuk menuju gerai telah tersedia di sisi kiri telaga dan dapat dilalui kendaraan.
"Kalau memang tidak ada akses jalan, tentu proses pembangunan juga tidak mungkin berjalan. Material bangunan seluruhnya masuk melalui jalur tersebut," jelas Soelan saat memberikan keterangan kepada media pada Rabu (15/7/2026).
Pemerintah desa menilai sudut pengambilan gambar dalam video membuat publik memperoleh gambaran yang tidak utuh mengenai lokasi pembangunan.
Jalan Menuju Gerai Sudah Tersedia
Berdasarkan penjelasan pemerintah desa, akses menuju gerai KDMP memiliki spesifikasi sebagai berikut:
-
Panjang sekitar 20 meter.
-
Lebar kurang lebih 4 meter.
-
Berada di sisi kiri telaga.
-
Dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Keberadaan jalan tersebut, menurut pemerintah desa, juga menjadi jalur utama selama proses pembangunan berlangsung.
Karena itu, pemerintah desa membantah anggapan bahwa masyarakat harus menggunakan perahu untuk mencapai lokasi koperasi.
Lokasi Dipilih karena Dinilai Strategis
Soelan menjelaskan bahwa penempatan gerai KDMP di kawasan tersebut bukan dilakukan tanpa pertimbangan.
Menurutnya, lokasi dipilih setelah mempertimbangkan sejumlah faktor, antara lain:
-
Berada di tengah kawasan permukiman warga.
-
Mudah dijangkau masyarakat sekitar.
-
Memiliki potensi berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi desa.
-
Berdekatan dengan jalur menuju objek wisata Pantai Bajulmati.
Jarak gerai koperasi menuju kawasan wisata Pantai Bajulmati diperkirakan sekitar lima kilometer, sehingga pemerintah desa melihat peluang menjadikan lokasi tersebut sebagai titik singgah wisatawan.
Proyek Pembangunan Hampir Rampung
Pemerintah Desa Sidodadi menyebut progres pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih telah mencapai sekitar 98 persen.
Tahapan pekerjaan yang masih berlangsung meliputi:
-
Penyelesaian interior bangunan.
-
Pemasangan rak dan perlengkapan usaha.
-
Penataan area sekitar gerai.
Setelah pembangunan fisik selesai dan proses serah terima dilakukan, koperasi diharapkan segera mulai beroperasi untuk melayani masyarakat.
Desa Siapkan Jembatan dan Fasilitas Pendukung
Selain akses jalan yang telah tersedia, pemerintah desa juga menyiapkan pengembangan infrastruktur pendukung.
Rencana tersebut meliputi:
-
Pembangunan jembatan penghubung menuju jalan utama.
-
Penataan kawasan sekitar telaga.
-
Pemasangan pagar pengaman di tepi perairan.
-
Perbaikan akses kendaraan menuju area koperasi.
Menurut pemerintah desa, pembangunan fasilitas tambahan tersebut bertujuan meningkatkan kenyamanan sekaligus keamanan pengunjung.
KDMP Diharapkan Menjadi Penggerak Ekonomi Desa
Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat melalui koperasi modern yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok, layanan distribusi, hingga mendukung pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pemerintah Desa Sidodadi berharap gerai tersebut nantinya tidak hanya melayani warga sekitar, tetapi juga mampu menjadi pusat oleh-oleh serta lokasi persinggahan bagi wisatawan yang melintas menuju kawasan pantai di wilayah selatan Kabupaten Malang.
Pentingnya Memverifikasi Informasi Sebelum Menyimpulkan
Kasus viralnya video KDMP Sidodadi menunjukkan bagaimana sudut pengambilan gambar dapat memengaruhi persepsi publik terhadap suatu lokasi.
Pemerintah desa mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa melihat kondisi sebenarnya di lapangan maupun menunggu penjelasan dari pihak terkait.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, diharapkan masyarakat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih di Desa Sidodadi serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum disertai konteks secara lengkap.
Editor : Mahendra Aditya