SUKOHARJO – Dunia kreator konten gim Indonesia dikejutkan oleh kabar kecelakaan tunggal yang melibatkan streamer Andra ST dan Robby Pantjaro. Keduanya mengalami insiden saat menumpangi sebuah mobil sport McLaren di ruas Jalan Solo–Wonogiri, tepatnya di Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Rabu (8/7/2026) dini hari.
Benturan yang terjadi begitu keras hingga menyebabkan mobil mewah tersebut mengalami kerusakan ekstrem. Bagian kendaraan tampak terbelah menjadi dua, memicu perhatian luas di media sosial setelah foto dan video lokasi kejadian beredar di berbagai platform.
Meski kondisi mobil rusak berat, kedua korban dipastikan selamat dan hanya mengalami luka ringan. Akibat insiden tersebut, Andra ST membatalkan kehadirannya dalam rangkaian Pesta 9 Free Fire, perayaan ulang tahun ke-9 Free Fire yang berlangsung di Yogyakarta.
Kecelakaan Terjadi Dini Hari di Jalan Solo–Wonogiri
Berdasarkan keterangan dari Satlantas Polres Sukoharjo, kecelakaan dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.30–01.45 WIB.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan mobil melaju dari arah Sukoharjo menuju Solo sebelum kehilangan kendali di kawasan Desa Telukan, Kecamatan Grogol.
Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo, Iptu Ardian, dugaan sementara mengarah pada faktor pengemudi yang kehilangan konsentrasi saat mengemudikan kendaraan.
Akibatnya, mobil keluar dari jalur, menghantam pagar pembatas, tiang telepon, serta tiang listrik secara beruntun sebelum akhirnya berhenti di atas trotoar.
Benturan yang sangat kuat membuat bagian depan kendaraan terpental dan serpihan mobil berserakan di sekitar lokasi.
Bahkan, aki kendaraan dilaporkan terlepas dari bodinya dan menghantam pintu kaca sebuah gerai minimarket yang berada tidak jauh dari lokasi kecelakaan.
Polisi memastikan insiden tersebut merupakan kecelakaan tunggal dan tidak melibatkan kendaraan lain.
Mobil McLaren Rusak Parah hingga Terbelah
Kerusakan yang dialami supercar tersebut menjadi perhatian publik karena tergolong sangat berat.
Foto-foto yang beredar memperlihatkan bodi mobil mengalami deformasi parah dengan bagian belakang dan depan terpisah akibat kerasnya benturan.
Meski demikian, fitur keselamatan modern yang dimiliki kendaraan sport tersebut diduga berperan penting dalam melindungi ruang kabin sehingga kedua penumpang berhasil selamat.
Pihak kepolisian telah mengamankan kendaraan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Andra ST dan Robby Pantjaro Mengalami Luka Ringan
Berdasarkan informasi kepolisian, kedua korban berada dalam kondisi sadar saat proses evakuasi dilakukan.
Pengemudi dilaporkan mengalami sejumlah luka ringan berupa lecet pada bagian dahi, pembengkakan di pipi kanan, serta keluhan nyeri pada tangan dan kaki.
Sementara itu, penumpang juga mengalami luka ringan dan segera mendapatkan penanganan medis.
Keduanya kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Indriati Solo Baru, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, untuk menjalani pemeriksaan dan observasi lebih lanjut.
Hingga kini, kondisi keduanya dilaporkan stabil dan tidak mengalami cedera yang mengancam jiwa.
Andra ST Ungkap Kronologi Versinya
Melalui unggahan di media sosial, Andra ST membenarkan dirinya terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa insiden terjadi setelah dirinya bersama Robby Pantjaro pulang dari acara nonton bareng pertandingan sepak bola.
Dalam keterangannya, Andra menyebut kendaraan kehilangan traksi pada bagian ban belakang ketika melaju dengan kecepatan tinggi sehingga mobil sulit dikendalikan.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak berada di bawah pengaruh minuman beralkohol saat kejadian berlangsung.
Menurut Andra, kondisi dirinya dan Robby saat ini berangsur membaik dan hanya membutuhkan waktu pemulihan sebelum kembali beraktivitas.
Pernyataan tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang sempat beredar di media sosial mengenai penyebab kecelakaan.
Dipastikan Absen dari Pesta 9 Free Fire
Akibat kecelakaan tersebut, Andra ST dipastikan tidak dapat menghadiri Pesta 9 Free Fire, acara puncak perayaan ulang tahun ke-9 Free Fire yang diselenggarakan Garena pada 12 Juli 2026 di kawasan Grha Sabha Pramana (GSP) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Sebelumnya, kehadiran Andra menjadi salah satu agenda yang dinantikan penggemar dalam rangkaian festival yang juga menghadirkan Grand Finals Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2026 Fall, hiburan musik, serta berbagai aktivitas komunitas.
Meski demikian, penyelenggara tetap melanjutkan seluruh agenda sesuai jadwal yang telah diumumkan.
Polisi Masih Selidiki Penyebab Pasti Kecelakaan
Walaupun Andra ST menyebut hilangnya traksi ban belakang sebagai awal mula kecelakaan, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyebab pasti insiden masih dalam proses penyelidikan.
Tim penyidik masih mengumpulkan berbagai bukti di lokasi kejadian, termasuk hasil olah TKP, kondisi kendaraan, serta keterangan dari pihak terkait.
Untuk sementara, dugaan awal mengarah pada faktor kurangnya konsentrasi pengemudi. Namun, polisi belum menyampaikan kesimpulan akhir sebelum seluruh proses investigasi selesai dilakukan.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat penting mengenai keselamatan berkendara, terutama saat mengoperasikan kendaraan berperforma tinggi yang membutuhkan keterampilan serta konsentrasi penuh dalam berbagai kondisi jalan.
Editor : Mahendra Aditya