Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Prabowo Meresmikan B50, Pemerintah Targetkan Penghematan Impor BBM

Anita Fitriani • Kamis, 9 Juli 2026 | 15:48 WIB
B50
B50

 

 

 

RADAR KUDUS — Presiden Prabowo Subianto resmi luncurkan biodiesel B50 pada Juli 2026 sebagai inisiatif pemerintah untuk mencampurkan 50% bahan bakar nabati berbasis minyak sawit dengan 50% solar untuk penggunaan di dalam negeri.

Pemerintah telah memutuskan bahwa penerapan B50 akan dimulai pada 1 Juli 2026, dan peluncuran resmi oleh Presiden akan dilakukan beberapa hari setelahnya pada awal Juli 2026, dengan laporan dari media yang menyatakan bahwa peresmian berlangsung pada 9 Juli 2026.

Peluncuran ini dianggap oleh pemerintah sebagai salah satu langkah dalam memperkuat kemandirian energi, mengurangi ketergantungan pada impor solar, serta mendorong pemanfaatan sumber daya lokal, khususnya minyak sawit sebagai bahan baku FAME.

Baca Juga: Purbaya Sebut Program MBG di Jawa Tengah Hasilkan 193 Ribu Lapangan Kerja

Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa kebijakan B50 menjadi momen bersejarah bagi kemandirian energi dan kesiapan nasional untuk meningkatkan porsi bahan bakar nabati dalam campuran solar.

Instansi terkait dan PT Pertamina telah menyatakan bahwa mereka siap untuk proses pencampuran dan distribusi B50, setelah melaksanakan serangkaian uji coba serta persiapan infrastruktur yang dilaporkan selesai sebelum peluncuran.

Pemerintah juga memperkirakan adanya penghematan devisa dan pengurangan impor BBM sebagai keuntungan fiskal dari pelaksanaan B50, dengan dampak positif yang diharapkan akan terlihat pada neraca energi nasional.

Baca Juga: Pertamina Jalankan Penataan Anak Usaha, 31 Entitas Dipangkas

Diluncurkannya B50, solar yang beredar secara resmi akan mengandung 50% FAME, sehingga semua sektor yang menggunakan solar diharapkan mulai menyesuaikan pasokan dan infrastruktur mereka selama periode penerapan bertahap yang diterapkan oleh pemerintah. (*) 

Editor : Anita Fitriani
#B50 #biodiesel #BBM #Presiden Prabowo #solar