Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Kontroversi Ghaza, Peserta Ruangguru Clash of Champions Season 3 yang Didiskualifikasi usai Diduga Lakukan Pelecehan Seksual

uinbroadcasting • Rabu, 8 Juli 2026 | 10:20 WIB
Kontroversi guncang Ruangguru Clash of Champions Season 3! Peserta Ghaza Muhammad Al-Ghifari resmi didiskualifikasi usai diduga terlibat kasus pelecehan seksual. Ruangguru langsung ambil tindakan tegas usai investigasi internal
Kontroversi guncang Ruangguru Clash of Champions Season 3! Peserta Ghaza Muhammad Al-Ghifari resmi didiskualifikasi usai diduga terlibat kasus pelecehan seksual. Ruangguru langsung ambil tindakan tegas usai investigasi internal

RADAR KUDUS - Ajang kompetisi akademik Ruangguru Clash of Champions (CoC) musim ketiga kembali disorot karena kontroversi setelah salah satu pesertanya, Ghaza Muhammad Al-Ghifari, menjadi perhatian publik karena dugaan terlibatnya dalam kasus pelecehan seksual.

Ghaza sebelumnya adalah seorang mahasiswa berprestasi dari jurusan Transportasi Darat di Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) angkatan 2023 yang berhasil lolos menjadi salah satu peserta program tersebut.

Polemik ini dimulai dari postingan viral di akun X @cinnamonaww yang membagikan screenshot percakapan yang berisi tuduhan bahwa Ghaza melakukan pelecehan seksual dengan diduga melibatkan lebih dari satu korban.

Dalam pesan yang beredar, dijelaskan bahwa Ghaza pernah dipecat dari posisi ketarunannya di kampus karena kasus itu, dan statusnya sebagai mahasiswa juga sudah tidak aktif lagi sejak tahun 2025.

Belakangan ini juga muncul postingan lain di media sosial yang menyebutkan dugaan bahwa orang tersebut pernah merekam video seorang perempuan yang sedang mandi saat menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Isu ini kemudian menjadi pembicaraan ramai di platform X dan Threads, dengan banyak pengguna internet mempertanyakan proses pemilihan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak penyelenggara.

Beberapa pengguna media sosial menyoroti bahwa status Ghaza yang tidak aktif di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) sejak tahun 2025 seharusnya bisa terlihat saat proses pendaftaran, karena setiap peserta CoC wajib melampirkan surat izin resmi dari institusi pendidikan yang mereka ikuti.

Merespons beredarnya isu tersebut, pihak Ruangguru segera melakukan penyelidikan internal dan memberikan klarifikasi langsung kepada pihak yang terkait.

Melalui akun WhatsApp resmi CoC Season 3, Co-Founder Ruangguru Isman Usman mengatakan bahwa hasil pemeriksaan menemukan informasi penting yang tidak disebutkan oleh Ghaza selama proses perekrutan dan administrasi, serta pernyataan yang tidak sesuai dalam proses klarifikasi.

Berdasarkan hal tersebut, Ruangguru secara resmi memutuskan untuk mengeluarkan Ghaza sebagai peserta, mencabut semua hak, akses, dan fasilitas yang diberikan sebagai kontestan, serta menjamin bahwa Ghaza tidak akan terlibat dalam kegiatan promosi atau publikasi program tersebut di masa depan.

Ruangguru juga menyatakan akan melakukan perubahan dalam pengeditan konten agar Ghaza tidak muncul lagi dalam tayangan selanjutnya, sambil tetap memastikan keadilan dan integritas kompetisi bagi peserta lain.

Perlu ditekankan bahwa meski isu pelecehan seksual terhadap Ghaza masih berupa dugaan yang beredar di media sosial dan belum ada proses hukum resmi atau putusan pengadilan, status keanggotaannya di Ruangguru Clash of Champions Season 3 telah resmi dicabut.

Keputusan ini ditetapkan oleh pihak penyelenggara setelah melalui proses verifikasi dan klarifikasi internal, dan ditemukan adanya pelanggaran yang tidak pernah diungkapkan oleh Ghaza selama proses seleksi. (wa)

Editor : Ali Mustofa
#ruang guru coc #ghaza #Clash of Champions #ruang guru