RADAR KUDUS — Kabar penting bagi jutaan nasabah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di seluruh Indonesia.
Mulai pertengahan bulan ini, bank plat merah tersebut akan melakukan penyesuaian skema tarif pada sejumlah fitur transaksi digital andalannya.
Layanan tarik tunai tanpa kartu (cardless withdrawal) yang selama ini jamak dinikmati nasabah secara cuma-cuma, akan resmi berubah menjadi layanan berbayar per 15 Juli 2026.
Langkah penyesuaian tarif ini merupakan bagian dari kebijakan strategis emiten perbankan berkode saham BMRI tersebut dalam menata ulang biaya administrasi layanan digitalnya demi keberlanjutan investasi infrastruktur teknologi.
Transaksi Tarik Tunai Tanpa Kartu Kini Dikenai Tarif Rp500
Berdasarkan pengumuman resmi manajemen, setiap nasabah yang melakukan pembuatan token untuk keperluan tarik tunai tanpa kartu di mesin ATM Mandiri melalui aplikasi Livin’ by Mandiri akan dipotong biaya administrasi sebesar Rp500 per transaksi.
Pihak Bank Mandiri memastikan aspek transparansi tetap terjaga, di mana nasabah akan mendapatkan informasi biaya tersebut secara jelas sebelum transaksi benar-benar diproses dan saldo terpotong.
Sistem aplikasi telah didesain untuk menampilkan rincian biaya pada beberapa lembar digital berikut:
-
Halaman Konfirmasi: Ditampilkan sesaat sebelum nasabah menyetujui pembuatan token tarik tunai tanpa kartu.
-
Halaman Hasil (Result Page): Muncul setelah token berhasil diterbitkan oleh sistem.
-
Tab Daftar Token: Tersedia pada halaman menu utama sektor setor-tarik di aplikasi.
-
Notifikasi Kotak Masuk (Inbox): Dikirimkan sebagai bukti rekam transaksi nasabah.
-
Halaman Bagikan Token (Share Token): Tertera saat nasabah hendak mengirimkan kode token kepada pihak lain.
Biaya Top Up GoPay Ikut Naik Menjadi Rp1.200
Ekspansi Penyesuaian Tarif: Kebijakan penyesuaian biaya per 15 Juli 2026 ternyata tidak hanya menyasar fitur cardless withdrawal. Bank Mandiri secara simultan juga akan menaikkan tarif layanan pengisian saldo (top up) untuk dompet digital (e-wallet) GoPay.
Bagi nasabah yang kerap melakukan top up GoPay melalui kanal Mandiri, biaya administrasi yang semula dipatok sebesar Rp1.000 per transaksi akan naik menjadi Rp1.200 per transaksi.
Kendati demikian, pihak perbankan menegaskan bahwa pengenaan biaya baru ini dinilai masih sangat kompetitif dan sebanding dengan kecepatan, keamanan, serta kemudahan integrasi layanan yang ditawarkan oleh ekosistem digital Mandiri.
Nasabah diimbau untuk mencermati perubahan ini guna mengelola manajemen keuangan dan pengeluaran harian mereka secara lebih bijak. (*)