KUNINGAN – Warga Desa Sukadana, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, digegerkan dengan hilangnya seorang Ketua RT yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Korban bernama Jasma (75) dilaporkan tidak pulang setelah berpamitan mencari kayu bakar di kawasan hutan pada Rabu (1/7/2026).
Peristiwa tersebut memicu pencarian besar-besaran yang melibatkan warga, aparat desa, hingga kepolisian. Meski sejumlah barang milik korban berhasil ditemukan di tengah kawasan hutan, keberadaan pria lanjut usia itu masih menjadi misteri.
Hingga Kamis (2/7/2026), proses pencarian terus dilakukan dengan harapan korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Baca Juga: Seleksi Mandiri UNS Batch 2 Dibuka, Cek Jadwal, Biaya, Syarat, dan Dua Prodi yang Masih Tersedia
Hilang Sejak Pagi Hari
Kepala Dusun Manis, Rasidah, menjelaskan Jasma diduga meninggalkan rumah sejak pagi untuk mencari ranting dan kayu bakar, aktivitas yang hampir setiap hari dilakukannya.
Awalnya keluarga tidak menaruh curiga karena korban memang terbiasa pergi ke hutan seorang diri.
Namun kekhawatiran mulai muncul ketika hingga sore hari Jasma tak kunjung pulang.
Keluarga kemudian mencoba mencari ke rumah kerabat maupun tetangga, tetapi tidak seorang pun mengetahui keberadaan korban.
"Menantunya mulai curiga ketika menyiapkan makan. Nasi yang disediakan masih utuh karena beliau belum pulang. Setelah dicari ke saudara dan tetangga, tidak ada yang mengetahui keberadaannya," ujar Rasidah, Kamis (2/7/2026).
Sempat Terlihat Menuju Kawasan Hutan
Berdasarkan informasi dari seorang warga, Jasma terakhir kali terlihat sekitar pukul 13.00 WIB.
Saat itu korban berjalan seorang diri menuju kawasan hutan desa dengan membawa tongkat seperti biasanya.
Kesaksian tersebut menjadi petunjuk awal bagi tim pencari untuk memusatkan penyisiran di area hutan tempat korban biasa mencari kayu bakar.
Baca Juga: Terbongkar! Dugaan Pembunuhan Bos Bengkel Banyumas Dirancang Selama 6 Bulan, Sejak Januari 2026
Karung dan Arit Ditemukan
Mendapat laporan dari keluarga, perangkat desa langsung mengoordinasikan pencarian bersama masyarakat.
Sedikitnya lebih dari 150 warga ikut menyisir kawasan hutan hingga perbatasan desa.
Dalam proses pencarian tersebut, warga menemukan beberapa barang yang diyakini milik korban.
Barang-barang yang ditemukan meliputi karung yang biasa digunakan membawa kayu bakar dan arit yang sehari-hari dipakai bekerja.
Baca Juga: 2.509 ASN Diduga Gunakan Aplikasi Presensi Ilegal, Pemkab Brebes Siapkan Sanksi Disiplin Berat
Namun hingga penyisiran selesai, Jasma belum berhasil ditemukan.
"Karung dan arit milik beliau ditemukan di hutan, tetapi orangnya tidak ada. Gergaji yang biasanya ikut dibawa juga belum ditemukan," kata Rasidah.
Temuan tersebut semakin menambah tanda tanya mengenai keberadaan korban.
Pencarian Dilanjutkan Bersama Aparat
Tim pencari terus memperluas area penyisiran hingga ke wilayah perbatasan Desa Sukadana.
Karena hasil pencarian belum membuahkan hasil, pemerintah desa bersama keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Ciawigebang.
Kapolsek Ciawigebang, AKP Dani, membenarkan pihaknya telah menerima laporan orang hilang dari keluarga korban pada Kamis pagi.
Polisi kini berkoordinasi dengan pemerintah desa, warga, dan unsur terkait untuk membantu proses pencarian serta mengumpulkan informasi mengenai keberadaan korban.
Sosok Ketua RT yang Aktif di Masyarakat
Menurut warga, Jasma dikenal sebagai sosok pekerja keras meski telah berusia 75 tahun.
Selain masih aktif menjabat sebagai Ketua RT 04 RW 04 Dusun Manis, ia juga rutin mencari kayu bakar sebagai aktivitas sehari-hari.
Kepergiannya yang tidak kunjung kembali membuat warga ikut prihatin dan berbondong-bondong membantu proses pencarian.
Pemerintah desa berharap seluruh masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan korban segera melapor kepada aparat desa maupun kepolisian.
Baca Juga: Bus Trans Banyumas Tabrak Empat Kendaraan Parkir di Purwokerto, Honda Jazz hingga HR-V Rusak Berat
Proses Pencarian Mengacu pada Prosedur Orang Hilang
Dalam penanganan kasus orang hilang, kepolisian umumnya melakukan pengumpulan keterangan saksi, penelusuran lokasi terakhir korban terlihat, serta koordinasi dengan pemerintah daerah, relawan, dan jika diperlukan tim pencarian dan penyelamatan (SAR).
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi yang menunjukkan adanya dugaan tindak pidana dalam kasus hilangnya Jasma. Aparat masih memfokuskan upaya pencarian untuk menemukan korban secepat mungkin.
Keluarga dan warga berharap Ketua RT tersebut segera ditemukan dalam keadaan selamat setelah menghilang secara misterius saat mencari kayu bakar di kawasan hutan.
Editor : Mahendra Aditya