Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Harga Pertamax Tetap! Ini Daftar BBM yang Turun Per 1 Juli

Zakaria • Rabu, 1 Juli 2026 | 16:38 WIB
PENGISIAN: Pengendara motor mengisi BBM Pertamax di SPBU Modern Rendeng Kudus. (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
PENGISIAN: Pengendara motor mengisi BBM Pertamax di SPBU Modern Rendeng Kudus. (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

 RADAR KUDUSPT Pertamina (Persero) melalui Subholding Commercial & Trading, PT Pertamina Patra Niaga, resmi memberlakukan harga baru untuk sejumlah komoditas Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi.

Kebijakan penyesuaian tarif yang menyasar produk bensin kelas atas dan varian diesel tersebut mulai berlaku efektif pada hari ini, Rabu (1/7/2026).

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis perusahaan, pemotongan harga kali ini terjadi pada tiga jenis BBM nonsubsidi utama, yaitu Pertamax Turbo (RON 98), Pertamina Dex (CN 53), dan Dexlite (CN 51). Sektor transportasi udara pun turut merasakan dampak positif dengan adanya penurunan tarif Avtur penerbangan.

Baca Juga: Hore! Harga 3 BBM Pertamina Turun, Ini Daftar Lengkapnya

Alasan di Balik Penyesuaian Harga

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengungkapkan bahwa langkah penyesuaian ini merupakan bagian dari mekanisme evaluasi harga jual eceran yang dilakukan secara berkala. Formulasi harga baru tersebut senantiasa merespons pergerakan pasar energi global. 

"Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah," jelas Kitty dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/7/2026).

Selain faktor pergerakan minyak dunia, Kitty menambahkan bahwa korporasi tetap menyeimbangkan kebijakan ini dengan menjaga stabilitas daya beli masyarakat serta mempertimbangkan aspek fiskal nasional.

Kendati mengalami penurunan harga, Pertamina memberikan garansi bahwa kualitas produk yang disalurkan tetap berada pada standar mutu tertinggi sesuai spesifikasi operasional. Hal ini diharapkan mampu mengoptimalkan performa kendaraan sekaligus menjaga efisiensi konsumsi bahan bakar para pengguna.

Baca Juga: Resmi Turun! Ini Daftar Terbaru Harga BBM Pertamina Per 1 Juli

Rincian Penurunan Tarif BBM dan Avtur

Bagi daerah yang menerapkan skema Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen—seperti kawasan Pulau Jawa dan Bali—grafik penurunan harga tercatat cukup signifikan:

Pertamax Turbo (RON 98): Mengalami penyusutan sebesar 7 persen atau berkurang Rp1.450 per liter. Tarifnya kini turun menjadi Rp19.300 per liter dari yang sebelumnya berada di angka Rp20.750 per liter.

Pertamina Dex (CN 53): Menjadi produk dengan pemotongan harga paling dalam, yakni mencapai 15 persen. Harganya merosot sebesar Rp3.650 per liter, dari semula Rp24.800 per liter kini menjadi Rp21.150 per liter.

Dexlite (CN 51): Mengalami koreksi harga sebesar 14 persen atau setara hemat Rp3.300 per liter. Konsumen kini bisa membelinya dengan harga Rp19.700 per liter dari tarif sebelumnya Rp23.000 per liter.

Avtur Domestik (Bandara Soekarno-Hatta): Bahan bakar pesawat udara sebelum pengenaan pajak ini dipangkas 14 persen. Harganya menyusut sebesar Rp3.000, dari yang semula Rp22.190 per liter pada bulan Juni kini menjadi Rp19.190 per liter per Juli.

Di sisi lain, Pertamina memilih untuk mempertahankan harga dua varian bensin nonsubsidi lainnya, yakni Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green 95 (RON 95). Kedua produk tersebut masih dipatok pada harga lama sesuai evaluasi terakhir pada 10 Juni, di mana Pertamax tetap dijual Rp16.250 per liter dan Pertamax Green bertahan di level Rp17.000 per liter.

Kebijakan yang sama juga menyasar sektor BBM penugasan dan bersubsidi. Harga Pertalite dipastikan tidak mengalami gejolak di angka Rp10.000 per liter, begitu pula dengan Solar Subsidi (Biosolar) yang konsisten dipatok Rp6.800 per liter.

Peta Harga BBM Nonsubsidi Pertamina di Berbagai Provinsi

Masyarakat diimbau untuk memperhatikan adanya perbedaan tarif di tiap daerah, mengingat pengenaan besaran PBBKB disesuaikan dengan regulasi pemerintah provinsi masing-masing. Berikut adalah peta rincian tarif terbaru dari wilayah barat hingga timur Indonesia berlaku per 1 Juli 2026:

1. Klaster Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara

Berlaku di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT. (Catatan: Produk Pertamax Green Rp17.000/liter hanya tersedia di DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, DIY, dan Jatim).

Pertamax: Rp16.250 per liter

Pertamax Turbo: Rp19.300 per liter

Dexlite: Rp19.700 per liter

Pertamina Dex: Rp21.150 per liter

2. Klaster Sumatera Raya

Wilayah Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung: Pertamax seharga Rp16.650, Pertamax Turbo Rp19.750, Dexlite Rp20.150, dan Pertamina Dex Rp21.650 per liter.

Wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau: Pertamax dipatok Rp17.000, Pertamax Turbo Rp20.150, Dexlite Rp20.550, dan Pertamina Dex senilai Rp22.100 per liter.

Kawasan Perdagangan Bebas (FTZ) Sabang: Pertamax dibanderol Rp15.250 dan Dexlite seharga Rp18.450 per liter.

Kawasan Perdagangan Bebas (FTZ) Batam: Pertamax senilai Rp15.500, Pertamax Turbo Rp18.350, Dexlite Rp18.700, dan Pertamina Dex seharga Rp20.100 per liter.

3. Klaster Pulau Kalimantan

Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur: Pertamax seharga Rp16.650, Pertamax Turbo Rp19.750, Dexlite Rp20.150, dan Pertamina Dex Rp21.650 per liter.

Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara: Pertamax senilai Rp17.000, Pertamax Turbo Rp20.150, Dexlite Rp20.550, dan Pertamina Dex dipatok Rp22.100 per liter.

4. Klaster Pulau Sulawesi

Berlaku di seluruh provinsi meliputi Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat.

Pertamax: Rp16.650 per liter

Pertamax Turbo: Rp19.750 per liter

Dexlite: Rp20.150 per liter

Pertamina Dex: Rp21.650 per liter

5. Klaster Maluku dan Pulau Papua

Maluku dan Maluku Utara: Pertamax dijual Rp16.650 dan Dexlite sebesar Rp20.150 per liter.

Papua (Induk): Pertamax seharga Rp16.650, Pertamax Turbo Rp19.750, dan Dexlite Rp20.150 per liter.

Papua Barat dan Papua Barat Daya: Pertamax dipatok Rp16.650, Dexlite Rp20.150, serta Pertamina Dex senilai Rp21.650 per liter.

Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah: Pertamax dipasarkan dengan harga Rp16.650 dan Dexlite di level Rp20.150 per liter. (*)

Editor : Zakaria
#pertamax #bbm turun #pertamina #harga bbm #Daftar Harga