RADAR KUDUS — Pemerintah kembali memberi tahu bahwa ada kemungkinan anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis atau MBG akan lebih ketat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, ada potensi penghematan hingga lebih dari Rp40 triliun dalam program tersebut, sebagai upaya untuk memastikan pengeluaran pemerintah tetap hemat dan memiliki tujuan yang jelas.
Purbaya menegaskan, pemangkasan yang dibicarakan bukan bertujuan mengurangi kualitas gizi dalam program MBG. Fokus pada efisiensi diberikan kepada komponen yang dinilai masih bisa dikurangi agar penggunaan anggaran lebih efektif, sedangkan isi utama dari program tetap berjalan seperti biasa.
Baca Juga: Perkuat Kemandirian Energi, Prabowo Akan Resmikan B50 1 Juli
Sinyal pemangkasan ini muncul saat ada penyesuaian anggaran MBG yang sebelumnya sudah ditetapkan lebih kecil dibandingkan alokasi awalnya.
Purbaya sebelumnya sudah mengatakan bahwa efisiensi MBG memang bisa dicapai dan nilainya bisa melebihi angka awal sebesar Rp40 triliun.
Pernyataan tersebut memperkuat langkah-langkah kebijakan fiskal pemerintah yang fokus pada penghematan namun tetap memenuhi tujuan utama program.
Dengan sinyal terbaru ini, MBG tetap menjadi salah satu pos anggaran yang paling diperhatikan pemerintah di tengah tahun 2026.
Namun sampai saat ini, pembicaraan yang muncul masih berpusat pada efisiensi dan penyesuaian anggaran.
Editor : Anita Fitriani