Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ratusan Emak-emak Turun ke Jalan Dukung Program MBG, Minta Koruptor Ditindak

Nabila Agustin • Rabu, 24 Juni 2026 | 09:39 WIB
Masa dari Jakarta Timur memegang poster saat aksi (ANTARA)
Masa dari Jakarta Timur memegang poster saat aksi (ANTARA)

RADAR KUDUS – Ratusan ibu rumah tangga dan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) menggelar aksi unjuk rasa untuk mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

Massa yang didominasi kaum perempuan tersebut meminta pemerintah melanjutkan program MBG sekaligus menindak tegas pelaku korupsi dalam pelaksanaannya.

Para peserta aksi mengenakan pakaian putih dan membawa berbagai poster serta spanduk bertuliskan dukungan terhadap program MBG.

Mereka melakukan long march dari kawasan Monas menuju Patung Kuda sambil menyuarakan aspirasi agar program unggulan pemerintah tersebut tetap dilanjutkan.

Salah seorang peserta aksi, Suhartini, mengaku program MBG sangat membantu keluarga, terutama bagi anak-anak yang kerap tidak sempat sarapan di rumah.

"Anak saya kebetulan jarang sarapan di rumah. Dengan adanya program MBG ini, anak bisa langsung makan di sekolah bersama teman-temannya," ujar Suhartini.

Menurut Suhartini, menu makanan yang diterima anaknya cukup bervariasi. Namun, ia berharap pemerintah dapat menambah variasi menu yang lebih praktis dan disukai anak-anak.

"Misalnya, makanan kering, roti, burger, atau susu yang disukai anak-anak, tetapi tetap terpenuhi nilai gizinya," tambahnya.

Dalam aksi tersebut, sejumlah peserta juga menerima bantuan berupa paket makanan ringan dan peralatan rumah tangga.

Salah seorang peserta bernama Desy mengaku senang memperoleh wajan baru yang dibagikan penyelenggara.

"Ada penggorengan, ada susu. Senang, buat goreng ini," kata Desy kepada TribunJatim.com.

Desy juga mengungkapkan bahwa dirinya menerima uang transportasi sebesar Rp100 ribu untuk mengikuti kegiatan tersebut.

"Ada ongkos buat jajan, seratus ribu," ujarnya.

Peserta lainnya, Yuyun, menyatakan program MBG memberikan dampak positif bagi perkembangan anaknya.

"Semenjak ada MBG, anak saya jadi gemuk, sehat, pintar. Harapannya ke depan program ini bisa lebih baik lagi," tutur Yuyun.

Selain ibu rumah tangga, aksi tersebut juga diikuti oleh kader PKK dari berbagai wilayah di Jakarta.

Kader PKK Kelurahan Munjul, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, turut hadir untuk memberikan dukungan terhadap program MBG, khususnya bagi kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Salah satu anggota PKK, Suherti, mengatakan bahwa program MBG perlu terus dilanjutkan karena bermanfaat bagi balita yang mengalami masalah gizi.

"Kami membantu untuk balita yang kurang gizi," ujar Suherti.

Meski mendukung keberlanjutan program tersebut, Suherti menilai kualitas menu masih perlu ditingkatkan.

"Menunya dibaguskan agar kualitasnya lebih bagus, yang menerima juga lebih sehat, terutama untuk balita," lanjutnya.

Aksi damai tersebut berlangsung di tengah munculnya gelombang demonstrasi mahasiswa di sejumlah daerah yang menuntut evaluasi terhadap program MBG.

Kendati demikian, massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta menegaskan bahwa mereka mendukung keberlanjutan program dengan tetap meminta pemerintah memberantas pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan korupsi MBG.

Editor : Ali Mustofa
#pkk #Mbg #jakarta pusat #aksi