Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bos PLN Umumkan Permohonan Maaf atas Mati Listrik Bergilir di Jawa

Anita Fitriani • Sabtu, 20 Juni 2026 | 22:00 WIB
Ilustrasi listrik padam
Ilustrasi listrik padam

 

 

 

RADAR KUDUS — PT PLN (Persero) memberikan permintaan maaf kepada publik atas terjadinya pemadaman listrik bergilir di beberapa area di Pulau Jawa sejak awal Juni 2026.

Gregorius Adi Trianto, Wakil Presiden Eksekutif Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, mengungkapkan permohonan maaf ini terkait dengan ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan akibat masalah pasokan listrik yang terjadi. 

Permohonan maaf itu disampaikan setelah banyak masyarakat meluapkan keluhan mereka di media sosial tentang pemadaman yang berlangsung selama 1-5 jam setiap harinya di berbagai lokasi.

Pemadaman bergilir dilaporkan mulai terjadi pada Rabu, 10 Juni 2026, dan mempengaruhi beberapa daerah seperti Depok, Bandung, Bekasi, Semarang, hingga Yogyakarta.

Baca Juga: Wanita Disekap dan Dianiaya di Kos Bandung, Keluarga Laporkan ke Polda Jabar

PLN menjelaskan bahwa pemicu utama pemadaman ini adalah gangguan teknis di dua pembangkit listrik besar serta masalah pasokan batu bara yang berdampak pada kestabilan sistem kelistrikan di Jawa.

Dalam menghadapi situasi ini, PLN melakukan manajemen beban listrik secara terbatas untuk mencegah gangguan yang lebih luas di jaringan.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) segera berkolaborasi dengan PLN untuk menangani masalah ini dan memberikan penjelasan resmi bahwa kejadian pemadaman tersebut disebabkan oleh masalah operasional pada infrastruktur PLN.

Baca Juga: WNI dan Wisatawan Asing Perlu Tahu, Biaya Visa Jepang Naik

Masyarakat yang terdampak pemadaman juga diingatkan bahwa mereka berhak mendapatkan kompensasi sesuai dengan regulasi terbaru yang ada.

Manajer Komunikasi PLN menjamin bahwa manajemen beban ini hanya bersifat sementara dan akan segera dihentikan secara bertahap seiring dengan perbaikan kondisi pasokan sistem.

PLN menegaskan bahwa mereka akan segera memperbaiki pasokan sistem, dan normalisasi layanan akan dilakukan secara bertahap.

Baca Juga: Fokus pada Ketahanan Energi, Bahlil Ajukan Rp27,33 Triliun untuk ESDM Tahun 2027

Gregorius Adi Trianto kembali menyampaikan permintaan maaf PLN atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pelanggan dan berkomitmen untuk meningkatkan kestabilan pasokan listrik di Pulau Jawa.

Respon cepat dari PLN dan kerjasama dengan ESDM, diharapkan pemadaman listrik bergilir ini dapat segera teratasi tanpa menimbulkan ketidaknyamanan lebih lanjut bagi masyarakat di Jawa. (*) 

Editor : Anita Fitriani
#mati listrik #pemadaman listrik di jawa #pemadaman listrik #pln