Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Keranjang Sultan Langit di Situ Gunung Bertabrakan, Pengelola Pastikan Tak Ada Korban

Nabila Agustin • Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:15 WIB
Suasana keranjang gantung di wahana wisata Keranjang Langit di kawasan Situ Gunung, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, berhenti di tengah lintasan. (Ist)
Suasana keranjang gantung di wahana wisata Keranjang Langit di kawasan Situ Gunung, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, berhenti di tengah lintasan. (Ist)

RADAR KUDUS – Suasana wisata di kawasan Situ Gunung Suspension Bridge, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, sempat diwarnai insiden mengejutkan pada wahana Keranjang Sultan Langit.

Dua keranjang wisata dilaporkan mengalami benturan di udara setelah salah satu unit berhenti mendadak di tengah jalur lintasan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (14/6/2026) dan langsung menjadi perhatian publik setelah rekamannya beredar luas di media sosial.

Dalam video yang viral itu terlihat satu keranjang berhenti di tengah lintasan, kemudian keranjang lain yang melaju dari belakang tidak sempat menghindar dan akhirnya terjadi tabrakan.

Salah satu wisatawan, Abdul Rozak, yang berada di lokasi saat kejadian, mengaku menyaksikan langsung momen tersebut ketika sedang menikmati wahana dari arah berlawanan.

“Saya lihat ada keranjang yang berhenti di tengah jalur. Tidak lama kemudian datang keranjang lain dari belakang dan akhirnya terjadi benturan,” ujar Abdul Rozak.

Ia menambahkan, sebelum insiden terjadi, beberapa keranjang terlihat tidak bergerak normal sehingga sempat menimbulkan antrean di lintasan udara.

“Memang ada gangguan di jalur. Untungnya semua penumpang selamat,” tambahnya kepada detikJabar.

Video insiden tersebut memicu kekhawatiran warganet karena kejadian berlangsung di ketinggian sekitar 150 hingga 180 meter di atas permukaan tanah.

Meski demikian, pihak pengelola memastikan bahwa tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut.

Manager Operasional Suspension Bridge Situ Gunung, Usep Suherlan, menegaskan bahwa seluruh wisatawan dalam kondisi aman setelah insiden terjadi.

“Wisatawan yang terlibat hanya sempat kaget, tapi tidak ada luka atau cedera,” ujarnya, dikutip dari Liputan6.

Menurut penjelasan awal pihak pengelola, insiden diduga terjadi karena adanya pengunjung yang tidak sengaja mengoperasikan alat pengatur kecepatan atau potensiometer yang ada di dalam keranjang, sehingga laju wahana menjadi tidak stabil.

“Kami memang tidak mengarahkan pengunjung untuk mengutak-atik alat tersebut. Sekarang sudah kami imbau agar penumpang cukup duduk saja,” jelas Usep.

Pihak pengelola melalui Direktur Utama PT Fontis Aqua Vivam, Marcelinus, juga menegaskan bahwa tidak ditemukan kerusakan pada sistem utama wahana.

“Bukan karena mesin rusak atau gangguan teknis,” tegasnya kepada detikJabar.

Ia menjelaskan bahwa sistem keselamatan wahana sebenarnya telah dilengkapi dengan pengaman berlapis, termasuk sabuk keselamatan khusus dan sling baja ganda yang terhubung langsung ke jalur utama.

“Semua pengunjung sudah terhubung dengan sistem pengaman ganda, jadi relatif aman,” tambah Marcelinus dikutip dari detikJabar.

Sementara itu, pihak pengelola juga mengingatkan kembali agar pengunjung tidak menyentuh atau mengubah pengaturan kecepatan yang terdapat di dalam keranjang karena berpotensi mengganggu perjalanan wahana.

Meski operasional wisata tetap berjalan seperti biasa, manajemen menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional dan prosedur keamanan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Semua aspek akan kami evaluasi, baik besar maupun kecil, demi peningkatan keamanan,” tutup Usep.

 
Editor : Ali Mustofa
#wahana keranjang langit #wisata #sukabumi