Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Jokowi Siap Safari ke 38 Provinsi, PSI Sebut Akan Ada Penjaketan Simbolis

Nabila Agustin • Selasa, 16 Juni 2026 | 08:36 WIB
Ilustrasi dukungan terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Presiden ke-7 RI Joko Widodo dikabarkan akan melakukan safari ke 38 provinsi dan disebut akan bergabung sebagai Dewan Pembina PSI. (generated by AI)
Ilustrasi dukungan terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Presiden ke-7 RI Joko Widodo dikabarkan akan melakukan safari ke 38 provinsi dan disebut akan bergabung sebagai Dewan Pembina PSI. (generated by AI)

RADAR KUDUS – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dikabarkan akan melakukan perjalanan ke seluruh 38 provinsi di Indonesia dalam waktu dekat.

Rangkaian kunjungan tersebut rencananya dimulai dari Lampung pada akhir Juni 2026, sebelum berlanjut ke berbagai daerah lain, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, menyampaikan bahwa safari tersebut merupakan bagian dari agenda Jokowi setelah tidak lagi menjabat sebagai kepala negara.

Ia menyebut kunjungan itu bisa berasal dari undangan maupun inisiatif pribadi untuk bersilaturahmi dengan masyarakat.

“Jadi begini, 38 provinsi ini akan beliau datangi, baik karena undangan maupun program safari beliau sebagai mantan Presiden ke-7 untuk bertemu masyarakat,” ujar Bestari Barus, Minggu (14/6/2026).

Bestari menambahkan bahwa Lampung menjadi titik awal perjalanan Jokowi sebelum melanjutkan kunjungan ke Nusa Tenggara Timur.

Setelah itu, agenda serupa akan diteruskan ke provinsi-provinsi lainnya di Indonesia.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, mengungkapkan bahwa Jokowi memiliki hubungan emosional yang kuat dengan masyarakat NTT.

Hal tersebut menjadi salah satu alasan daerah itu masuk dalam daftar kunjungan awal.

“Beliau sangat dekat dengan masyarakat NTT. Setelah cukup lama tidak berkeliling usai purna tugas sebagai Presiden, NTT menjadi salah satu tujuan terdekat,” kata Grace Natalie.

Di sisi lain, kunjungan tersebut juga disebut memiliki dimensi politik, seiring dengan semakin eratnya hubungan Jokowi dengan PSI.

Dalam sebuah kesempatan di Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakorwilsus) DPW PSI NTT di Kupang, Grace bahkan menyinggung harapan agar NTT bisa menjadi salah satu basis kekuatan partai ke depan.

“Beliau ingin Jawa Tengah menjadi kandang gajah, dan NTT juga diharapkan bisa demikian. Nantinya banyak ‘anak gajah’ tumbuh di sini,” ucap Grace.

Bestari Barus juga menegaskan bahwa Jokowi telah berada dalam satu barisan dengan PSI.

Ia menyebut bahwa dalam berbagai kesempatan kunjungan nanti, diharapkan Jokowi dapat menyampaikan secara langsung afiliasinya kepada publik.

“Pak Jokowi sudah bersama PSI, dan diharapkan nanti beliau bisa menyampaikan sendiri kepada masyarakat bahwa beliau berada di PSI,” ujar Bestari kepada Kompas.com.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Jokowi diproyeksikan menempati posisi sebagai Dewan Pembina PSI.

Saat ini, partai tersebut hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menggelar seremoni simbolis berupa penyerahan jaket PSI kepada Jokowi.

“Ini tinggal menunggu momen saja, hari, tanggal, dan waktu yang tepat, termasuk kesempatan antara ketua umum dan Pak Jokowi. Akan ada penjaketan,” kata Bestari.

Menurutnya, momen tersebut akan menjadi peristiwa penting dalam perjalanan PSI sebagai partai politik.

“Itu akan menjadi sejarah tersendiri bagi PSI. Beliau akan menempati posisi terhormat dalam struktur partai,” tambahnya.

Hingga kini, PSI belum mengumumkan jadwal resmi terkait penyerahan simbolis jaket partai kepada Jokowi maupun detail lengkap agenda safari ke 38 provinsi tersebut.

Namun, rencana perjalanan itu diperkirakan akan menjadi sorotan publik di tengah dinamika politik nasional yang terus berkembang.

 
Editor : Ali Mustofa
#psi #ntt #jokowi