Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Viral CCTV Maling di Lumajang, Emas 230 Gram Milik Nenek Pemilik Salon Digondol dalam 10 Menit

Mahendra Aditya Restiawan • Senin, 15 Juni 2026 | 17:45 WIB
Ilustrasi komplotan maling
Ilustrasi komplotan maling

LUMAJANG – Aksi pencurian kembali mengguncang warga Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Hanya dalam waktu sekitar 10 menit saat pemilik rumah pergi berbelanja, pelaku berhasil menggasak emas batangan, perhiasan, hingga uang tunai dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp400 juta.

Korban diketahui bernama Lilik (70), seorang perempuan lanjut usia yang juga menjalankan usaha salon di kediamannya di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (13/6/2026) pagi dan kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Mbah Lilik meninggalkan rumahnya untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Namun, ketika kembali beberapa menit kemudian, ia mendapati barang-barang berharganya telah lenyap.

Kasubsi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, membenarkan laporan tersebut. Menurut dia, pelaku diduga memanfaatkan kelengahan korban yang meninggalkan rumah dalam keadaan sepi.

"Rumah korban ditinggal belanja. Sekitar 10 menit kemudian saat korban pulang, barang-barang berharga sudah tidak ada," ujarnya, Senin (15/6/2026).

Dari hasil pendataan sementara, pelaku membawa kabur perhiasan emas seberat 57 gram, emas batangan seberat 173 gram, serta uang tunai Rp28 juta.

Jika ditotal, jumlah emas yang hilang mencapai 230 gram. Dengan mengacu pada kisaran harga emas Antam yang berada di atas Rp2 juta per gram sepanjang pertengahan 2026, nilai kerugian diperkirakan mendekati Rp400 juta.

Aksi pencurian tersebut sempat terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di berbagai grup WhatsApp warga. Rekaman berdurasi sekitar 1 menit 30 detik memperlihatkan seorang pria bertopi hitam berdiri di sekitar lokasi sambil mengamati situasi.

Pelaku tampak beberapa kali menoleh ke kanan dan kiri untuk memastikan keadaan aman. Setelah merasa tidak ada orang di sekitar rumah korban, pria tersebut masuk melalui pintu depan yang diduga tidak terkunci rapat.

Polisi menyebutkan, berdasarkan rekaman CCTV, sementara ini baru terlihat satu orang yang diduga sebagai pelaku. Namun demikian, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.

"Jumlah pelaku masih dalam pendalaman. Yang terlihat di CCTV baru satu orang," kata Suprapto.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan rumah, terutama saat harus meninggalkan rumah dalam kondisi kosong meskipun hanya dalam waktu singkat.

Sejumlah langkah pencegahan yang disarankan antara lain memastikan seluruh pintu dan jendela terkunci, menyimpan barang berharga di tempat yang lebih aman seperti brankas, memanfaatkan sistem keamanan tambahan, serta menjalin komunikasi dengan tetangga sekitar apabila hendak bepergian.

Sementara itu, Mbah Lilik masih mengalami trauma akibat peristiwa yang dialaminya. Saat ditemui di rumahnya, ia memilih tidak banyak berbicara karena kondisi psikologisnya belum pulih sepenuhnya.

"Tidak usah, masih trauma saya," ucapnya singkat.

Hingga kini, Polres Lumajang terus melakukan penyelidikan, mengumpulkan bukti, serta memburu pelaku guna mengungkap kasus pencurian yang meresahkan masyarakat tersebut.

Editor : Mahendra Aditya
#pencurian Lumajang #rumah dibobol maling Lumajang #emas 230 gram hilang #Mbah Lilik Lumajang #CCTV pencurian Lumajang