RADAR KUDUS - Warga Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang telah meninggal dunia di dalam rumahnya pada Minggu (14/6/2026).
Korban diketahui berinisial LS (26). Jasadnya ditemukan setelah sejumlah tetangga merasa curiga karena pintu rumah korban dibiarkan terbuka selama dua malam berturut-turut.
Kondisi tersebut tidak biasa sehingga warga memutuskan untuk memeriksa keadaan di dalam rumah.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, menjelaskan bahwa warga mendapati korban terbaring di atas kasur kamar tidur saat melakukan pengecekan. Awalnya, korban dipanggil beberapa kali, namun tidak memberikan respons. Selain itu, warga juga mulai mencium aroma tidak sedap yang berasal dari dalam rumah.
Ketika ditemukan, korban berada dalam posisi terlentang dan mengenakan celana pendek. Berdasarkan keterangan kepolisian, wajah korban telah membiru dan terdapat busa yang keluar dari mulutnya.
Petugas kepolisian bersama tim medis kemudian melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian. Dari hasil pengecekan sementara, tidak ditemukan indikasi yang mengarah pada tindak kriminal.
Polisi mengungkapkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit asma dan rutin mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan dokter. Sejumlah obat juga ditemukan di sekitar lokasi sebagai barang bukti pendukung.
Berdasarkan keterangan medis awal dan informasi dari keluarga, korban diduga meninggal dunia akibat kondisi kesehatannya. Keluarga korban pun menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan maupun tuntutan kepada pihak mana pun.
Pihak keluarga juga meminta agar tidak dilakukan autopsi sehingga proses pemulasaraan dan pemakaman jenazah dapat segera dilaksanakan.
Hingga kini, kepolisian menyatakan penanganan kasus dilakukan sesuai prosedur. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal serta keterangan keluarga, kematian korban sementara diduga berkaitan dengan penyakit yang dideritanya.
Sumber terkonfirmasi: Keterangan resmi Kapolsek Cileungsi Kompol Edison yang dikutip sejumlah media nasional, termasuk Detikcom, serta hasil pemeriksaan awal petugas dan keterangan keluarga korban di lokasi kejadian.
Editor : Mahendra Aditya