Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Alasan Keamanan dan Ekonomi, Polda Metro Jaya Alihkan Massa Aksi Bundaran HI ke Patung Kuda dan DPR

Ghina Nailal Husna • Jumat, 12 Juni 2026 | 22:25 WIB
Alasan Keamanan dan Ekonomi, Polda Metro Jaya Alihkan Massa Aksi Bundaran HI ke Patung Kuda dan DPR (sumber: liputan6)
Alasan Keamanan dan Ekonomi, Polda Metro Jaya Alihkan Massa Aksi Bundaran HI ke Patung Kuda dan DPR (sumber: liputan6)

 

RADAR KUDUS — Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya bergerak cepat melakukan langkah-langkah persuasif terkait rencana aksi unjuk rasa berskala besar yang digelar oleh elemen mahasiswa pada Jumat (12/6/2026).

Pihak kepolisian menegaskan telah berkoordinasi secara intensif dengan perwakilan penanggung jawab aksi untuk mengalihkan konsentrasi massa yang semula mengarah ke kawasan ikonik Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Rencananya, arus massa mahasiswa akan direlokasi ke dua titik alternatif yang dinilai lebih representatif dan sesuai regulasi, yakni kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya (Monas) atau di depan Kompleks Parlemen DPR/MPR RI, Senayan.

Baca Juga: Butuh Dana Jumbo, Menkop Ferry Juliantono Ajukan Tambahan Rp1,34 Triliun demi 80 Ribu Kopdes Merah Putih

Bundaran HI sebagai Urat Nadi Perekonomian Publik

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa kebijakan pengalihan ini diambil melalui pertimbangan matang terkait fungsi ruang publik.

Menurutnya, Bundaran HI merupakan kawasan strategis yang menjadi pusat perputaran ekonomi dan mobilitas harian warga Jakarta, sehingga tidak ideal untuk dijadikan lokasi unjuk rasa.

"Iya, memang kita ketahui bahwa seputaran Bundaran HI itu bukan merupakan tempat untuk menyampaikan aspirasi.

Karena memang di sana ada kegiatan-kegiatan perekonomian dan kegiatan masyarakat lainnya.

Sehingga, kita sama-sama memaklumi, memahami untuk saling menghormati," ujar Budi Hermanto saat memberikan keterangan di Kompleks Parlemen, Senayan.

Melalui Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam), polisi terus mengedepankan ruang dialog agar perpindahan lokasi aksi ini berjalan kondusif.

Budi menekankan bahwa langkah ini sama sekali tidak berniat untuk membatasi kebebasan berpendapat, melainkan justru untuk memastikan aspirasi mahasiswa dapat tersampaikan secara efektif tanpa mengorbankan ketertiban umum.

"Direktorat Intelijen sudah berkomunikasi untuk mengalihkan titik tadi. Harapannya, dengan bergeser ke Patung Kuda atau DPR, aspirasi mereka tetap tersampaikan dengan baik, dan hak ini pun sepenuhnya dilindungi oleh undang-undang," tambahnya.

Terjunkan 6.088 Personel Gabungan, Polisi Jamin Pengamanan Tanpa Senjata Api

Untuk mengawal jalannya aksi penyampaian pendapat di muka umum agar tetap kondusif, Polda Metro Jaya telah menyiagakan kekuatan penuh.

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 6.088 personel gabungan dari unsur TNI dan Polri dikerahkan ke sejumlah titik sekat dan lokasi aksi.

Budi Hermanto merinci komposisi pasukan pengamanan yang diturunkan pada hari ini:

Baca Juga: CCTV Bundaran HI Mendadak Padam dan Tak Bisa Diakses Saat Aksi Demo BEM UI

Unsur Pengamanan Jumlah Personel
Polda Metro Jaya 3.802 personel
Korbrimob Polri 1.000 personel
TNI 500 personel
Polres Metro Jakarta Pusat 586 personel
BKO Kor Sabhara 200 personel
Total Kekuatan 6.088 personel

Demi menghindari gesekan dan menjaga suasana tetap sejuk, Budi memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran pengamanan di lapangan. Ia memastikan bahwa seluruh personel TNI-Polri yang bertugas melayani dan mengawal massa aksi tidak dibekali dengan senjata api.

"Sekali lagi terima kasih, kita sama-sama berdoa untuk kegiatan pengamanan, pelayanan, dan penyampaian pendapat ini dapat berjalan aman, tertib, serta dapat dikendalikan dengan baik," pungkasnya. (*)

Editor : Ghina Nailal Husna
#Pengalihan demo mahasiswa #Budi Hermanto #Bundaran HI bukan tempat aspirasi #personel pengamanan demo #demo Patung Kuda DPR