JAKARTA — Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengucapkan terima kasih dan selamat kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto setelah terjadi penguatan yang signifikan pada nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada tanggal 9-10 Juni 2026.
Dalam pernyataannya di akun X pribadinya, SBY menjelaskan bahwa momen ini merupakan awal yang baik dan berharap pemerintah Prabowo dapat terus menjaga tanda positif ini.
"Alhamdulillah, ada good news untuk kita semua. Dalam dua hari ini, yaitu 9-10 Juni 2026, Rupiah dan IHSG menunjukkan penguatan yang signifikan. Selamat dan terima kasih kepada negara serta pemerintah. Semoga ini menjadi titik awal dan pertanda baik - 'a good beginning'. " tulis SBY di akun media sosialnya.
Pernyataan ini disampaikan setelah rupiah berhasil turun dari posisi lebih dari Rp18. 000 per dolar AS menjadi Rp17. 837 per dolar AS pada 10 Juni 2026.
Menurut SBY, langkah-langkah yang diambil oleh Bank Indonesia (BI) dalam kolaborasi dengan pemerintah menjadi salah satu faktor yang membantu menghentikan penurunan nilai rupiah dan IHSG yang terjadi secara sistematis dalam jumlah besar.
Ia berpendapat bahwa pemerintahan Prabowo masih mampu menghadapai tekanan ekonomi dan telah sukses menghentikan penurunan nilai rupiah yang sebelumnya berlangsung secara konsisten.
Baca Juga: Pertamax Melonjak ke Rp16.250, Bahlil: Harga Sudah Sesuai Perhitungan Pasar
SBY juga berharap agar momentum penguatan ini dapat terus dipertahankan oleh pemerintahan Prabowo dan percaya bahwa pemerintah telah menyiapkan strategi untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Mantan presiden ini menyatakan bahwa intervensi dari lembaga keuangan berhasil membuat pasar saham dan nilai rupiah pulih setelah sebelumnya mengalami tekanan yang cukup berat.
Penguatan rupiah pada 9-10 Juni 2026 menjadi berita baik bagi perekonomian Indonesia, setelah beberapa minggu sebelumnya nilai rupiah sempat melebihi Rp18. 000 per dolar AS.
Baca Juga: Keluarga Korban Bullying Anak 6 Tahun di Jakpus Tolak Perdamaian
SBY menilai ini sebagai "good news" bagi seluruh rakyat Indonesia dan berharap perubahan ini menjadi langkah awal untuk pemulihan ekonomi yang lebih stabil.
Ucapan terima kasih SBY kepada pemerintahan Prabowo menunjukkan dukungannya terhadap usaha pemerintah dalam menjaga stabilitas nilai tukar dan pasar modal Indonesia di tengah tantangan ekonomi global. (*)
Editor : Anita Fitriani