RADAR KUDUS — Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, M. Irfan Yusuf (Gus Irfan), tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada hari Senin, 8 Juni 2026, untuk memastikan proses pemulangan jemaah haji berjalan dengan baik, di mana sebanyak 47.012 jemaah atau 22,9 persen dari keseluruhan jemaah haji Indonesia telah kembali ke tanah air, dan ia juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan haji tahun 2026.
Menurut data resmi dari Kemenhaj, pada hari pertama pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama, sebanyak 120 kloter dengan total 47.012 jemaah dan 64 petugas telah berhasil dipulangkan ke Indonesia melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah.
Pada hari pemulangan pertama, tercatat 6.397 orang dari 16 kloter telah diberangkatkan, menandakan bahwa proses kepulangan resmi telah dimulai dengan aman, lancar, dan teratur.
Baca Juga: Bocah 9 Tahun di Bogor Tewas Diserang Anjing, Pemiliknya Jadi Tersangka
Menhaj Gus Irfan dalam konferensi pers di Ruang T Bandara Soekarno-Hatta pada Senin, 8 Juni 2026, menyatakan bahwa pemulangan dari Madinah akan dimulai pada 16 Juni 2026 untuk jemaah gelombang kedua yang akan bergerak dari Makkah menuju Madinah.
"Dari tanggal 16 Juni nanti akan pemulangan dimulai dari Madinah hingga Insyaallah berakhir pada tanggal 30 Juni, dan diperkirakan tanggal 1 Juli kloter terakhir sudah sampai di Tanah Air," ungkap Gus Irfan dikutip dari kompas.com.
Pemerintah telah melakukan beberapa perbaikan dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi berdasarkan evaluasi dari tahun sebelumnya, termasuk perbaikan sistem data, transportasi, dan konsumsi.
Baca Juga: Jemaah Haji 2026 Harus Tahu: Air Zamzam Dilarang Masuk Koper Bagasi maupun Kabin
Menhaj M. Irfan Yusuf menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya memperbaiki berbagai aspek layanan dan berkomitmen untuk tidak menambah beban biaya jemaah meskipun ada tantangan dari peningkatan biaya operasional.
Survei kepuasan untuk haji 2026 yang melibatkan 14.400 jemaah sebagai responden telah dilaksanakan oleh BPS dan Kemenhaj sejak 13 Mei 2026 untuk menilai layanan lebih lanjut.
Proses pemulangan melalui Bandara Jeddah akan berlangsung hingga 15 Juni 2026 untuk jemaah gelombang pertama, sementara kloter terakhir direncanakan tiba di tanah air pada 1 Juli 2026.
Baca Juga: Menhaj: Kuota Haji Indonesia 2027 Diprediksi Tetap di Angka 221 Ribu Jemaah
Jumlah jemaah yang tercatat melakukan pembayaran dam pada tahun 2026 mencapai 202.636 orang.
Pemerintah berkomitmen untuk memastikan layanan haji 2026 semakin baik melalui evaluasi berkelanjutan dan perbaikan sistem yang telah dirancang. (*)
Editor : Anita Fitriani