BOGOR — Peristiwa tragis menimpa seorang anak berusia 9 tahun dengan inisial MAS di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Korban kehilangan nyawa setelah diduga diserang dengan ganas oleh sekelompok anjing yang digunakan untuk berburu babi hutan di lahan pertanian Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, pada hari Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Jasad anak tersebut telah dibawa ke RSUD Moh Noh Nur Leuwiliang untuk menjalani autopsi.
Menurut informasi yang didapatkan, anak tersebut digigit oleh anjing pemburu babi ketika sedang memancing belut bersama seorang temannya di lokasi yang sama.
Baca Juga: WN Rusia Ditangkap BNN Usai Menyelundupkan 7,8 Kg Narkoba ke Bali
Tiba-tiba, saat sedang jongkok untuk memancing, bocah berinisial MAS (9) diserang oleh dua anjing pemburu yang diberikan nama Patrick dan Ozil oleh pemiliknya. Serangan dari kedua anjing itu mengakibatkan korban mengalami luka parah di bagian kepala.
Proses investigasi terkait kematian bocah 9 tahun di Jasinga, Bogor, mulai memberikan kejelasan.
Pihak kepolisian telah memeriksa 43 pemburu serta mengamankan kendaraan dan anjing yang terkait dengan insiden ini. Sebanyak 57 orang diperiksa oleh polisi untuk menggali informasi baru terkait kasus tersebut.
Delapan saksi telah diinterogasi, termasuk teman korban dan orang-orang yang pertama kali membantu saat kejadian.
Polisi menetapkan pemilik anjing pemburu dengan inisial Y sebagai tersangka dalam kasus serangan yang mengakibatkan kematian bocah 9 tahun di hutan Desa Sipak, Kecamatan Jasinga.
Penyidikan masih berlangsung setelah pihak kepolisian menemukan bukti adanya tindak pidana dalam pemeriksaan yang dilakukan.
Status kasus tersebut telah ditingkatkan dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan.
Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa kedua anjing pemburu yang menyerang bocah MAS (9) hingga menyebabkan kematiannya kini telah mati.
Baca Juga: Ayu Puspita Divonis 1,5 Tahun Penjara: Akhir Kasus Penipuan Wedding Organizer
Penemuan darah korban di sekitar mulut anjing-anjing tersebut menjadi bukti penting dalam penyelidikan ini. Polisi juga membawa empat anjing pemburu babi hutan ke Puslabfor Polri untuk pemeriksaan sampel rabies.
Kedua anjing pemburu yang berakibat fatal bagi bocah MAS (9) adalah milik tersangka Y yang sering membiarkan anjing-anjingnya berkeliaran bebas.
Kelalaian dari pemilik yang membiarkan anjing-anjing itu lepas menjadi penyebab utama dari tragedi ini.
Editor : Anita Fitriani