Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Menyerahkan Diri ke KPK Pasca-OTT Imigrasi, Harta Kekayaan Wamen Imipas Silmy Karim Tembus Rp234 Miliar

Ghina Nailal Husna • Kamis, 4 Juni 2026 | 22:20 WIB
Harta Kekayaan Wamen Imipas Silmy Karim Tembus Rp234 Miliar
Harta Kekayaan Wamen Imipas Silmy Karim Tembus Rp234 Miliar

 

RADAR KUDUS – Dinamika penegakan hukum di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) bergerak cepat.

Wakil Menteri Imipas, Silmy Karim, mengejutkan publik setelah secara proaktif mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyerahkan diri pada Rabu (3/6/2026) malam.

Langkah kooperatif yang diambil oleh Silmy Karim ini merupakan buntut panjang dari rentetan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar oleh tim penindakan KPK pada Selasa (2/6/2026) malam.

Baca Juga: All Time High! Tekanan Global Meningkat, Dolar AS Resmi Tembus Level Psikologis Rp18.000

Dalam operasi senyap tersebut, penyidik KPK berhasil menjaring Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Jakarta Barat, Ronald Arman Abdullah.

Ronald ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam praktik suap pengurusan dokumen izin tinggal warga negara asing (WNA).

Terseret Kasus Mafia Izin Tinggal WNA

Hadirnya Silmy Karim secara sukarela ke markas antirasuah dilakukan setelah namanya ikut diburu dan dicari oleh tim penyidik pasca-OTT di Jakarta Barat.

Kasus ini langsung menjadi sorotan tajam publik mengingat posisi Silmy yang merupakan pejabat tinggi di kementerian yang baru dibentuk tersebut.

Penyidik KPK kini tengah mendalami sejauh mana keterlibatan atau pengetahuan sang Wakil Menteri terkait gurita pungutan liar dan suap dalam penerbitan dokumen keimigrasian bagi warga asing di wilayah hukum Jakarta Barat.

Pemeriksaan intensif pun langsung dilakukan guna mengonstruksikan perkara secara gamblang.

Menguliti Profil Finansial: Total Harta Mencapai Rp234,5 Miliar

Seiring dengan mencuatnya kasus hukum yang menyeret namanya, perhatian publik kini beralih pada profil dan rekam jejak Silmy Karim.

Dikenal luas sebagai mantan bos BUMN bertangan dingin, Silmy memiliki latar belakang finansial yang sangat mapan.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru yang dirilis resmi, Silmy Karim tercatat memiliki total kekayaan bersih yang sangat fantastis, yakni mencapai Rp234,5 miliar.

Angka tersebut merupakan nilai bersih setelah dikurangi kepemilikan utang sebesar Rp8,9 miliar.

Didominasi Aset Properti di Kawasan Elite

Komponen Kekayaan Silmy Karim Nilai / Deskripsi
Total Kekayaan Bersih: Rp234.500.000.000 (Setelah dipotong utang)
Total Nilai Properti: Rp184.024.640.000
Jumlah Aset Tanah & Bangunan: 11 Aset (Mayoritas di Jakarta Selatan & Timur)
Utang Terpajang: Rp8.900.000.000

Aset kekayaan milik Silmy Karim secara signifikan didominasi oleh kepemilikan sektor properti.

Ia tercatat menguasai sedikitnya 11 aset tanah dan bangunan mewah yang mayoritas lokasinya tersebar di kawasan elite Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. 

Secara akumulatif, nilai aset tidak bergerak miliknya saja sudah menyentuh angka Rp184.024.640.000.

Beberapa aset properti milik Silmy memiliki taksiran harga yang tergolong luar biasa di pasar real estat.

Baca Juga: All Time High! Tekanan Global Meningkat, Dolar AS Resmi Tembus Level Psikologis Rp18.000

Salah satunya adalah tanah dan bangunan seluas 743 meter persegi di kawasan Jakarta Selatan yang bernilai Rp43,5 miliar. 

Selain itu, ia juga memiliki aset tanah kosong di wilayah yang sama dengan taksiran nilai mencapai Rp31,9 miliar. 

Pihak KPK sendiri menyatakan bahwa LHKPN ini akan menjadi salah satu instrumen pendukung dalam meneliti profil keuangan sang pejabat selama proses hukum berlangsung. (*)

Editor : Ghina Nailal Husna
#Korupsi Izin Tinggal WNA #Silmy Karim KPK #Wamen Imipas Menyerahkan Diri #OTT Imigrasi Jakarta Barat #Harta Kekayaan Silmy Karim