RADAR KUDUS — Kawasan wisata Gunung Bromo ditutup sementara untuk kegiatan wisata mulai Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 00.00 WIB hingga Selasa, 2 Juni 2026 pukul 23.59 WIB.
Penutupan ini dilakukan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ritual Yadnya Kasada 2026.
Keputusan ini merupakan bagian dari rencana penutupan sementara yang sudah disusun sejak awal tahun 2026 oleh pengelola taman nasional.
Penutupan secara total ini mencakup seluruh area wisata Gunung Bromo serta daerah sekitarnya yang biasanya ramai dikunjungi oleh wisatawan.
Baca Juga: Fase Nafar Awal 2026: Ratusan Ribu Jemaah Haji Mulai Tinggalkan Mina Menuju ke Makkah
Rudijanta, perwakilan Balai Besar TNBTS, menegaskan dalam keterangannya bahwa kawasan tersebut akan ditutup sepenuhnya dari Sabtu pagi hingga Selasa malam.
Selama waktu penutupan, tidak ada aktivitas pariwisata yang diizinkan, termasuk kedatangan wisatawan lokal maupun asing, pendakian, dan pengambilan gambar di lokasi-lokasi terkenal seperti Point of View Bromo.
Penutupan ini dilakukan terutama untuk mendukung pelaksanaan upacara Yadnya Kasada, sebuah ritual tahunan suku Tengger yang sangat berarti dalam budaya dan keyakinan masyarakat setempat.
Baca Juga: Hak Ibadah Jemaah yang Wafat Dipenuhi, Pemerintah Siapkan Badal Haji
Selain untuk memastikan kelancaran ritual, penutupan ini juga bertujuan untuk membersihkan kawasan taman nasional.
Ritual Yadnya Kasada adalah sebuah upacara persembahan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang diadakan di kawah Gunung Bromo, di mana masyarakat Tengger membawa hasil bumi sebagai ungkapan rasa syukur.
Bagi wisatawan yang berencana untuk datang ke Gunung Bromo pada waktu tersebut, sangat penting untuk menyesuaikan jadwal kunjungan mereka.
Penutupan ini telah diinformasikan sejak awal tahun 2026 sebagai bagian dari rencana penutupan sementara yang akan berlangsung tahun ini, sehingga wisatawan seharusnya sudah mendapatkan informasi dari jauh-jauh hari.
Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Wajib di Surabaya Saat Lebaran: Favorit Keluarga dan Terbukti Ramai Pengunjung
Wisatawan diimbau untuk mengunjungi Gunung Bromo sebelum tanggal 30 Mei 2026 atau menunggu hingga setelah 2 Juni 2026 saat kawasan itu sudah dibuka kembali untuk wisata.
Balai Besar TNBTS meminta semua pihak untuk menghormati penutupan ini dan memahami bahwa ritual Yadnya Kasada adalah bagian penting dari warisan budaya suku Tengger yang harus dihargai.
Pengunjung yang mencoba untuk masuk ke kawasan selama waktu penutupan bisa dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan taman nasional.
Pengelola juga akan melakukan pengawasan ketat terhadap akses ke kawasan Gunung Bromo selama empat hari penutupan.
Baca Juga: Kondisi Sudah Sehat, Jokowi Siap Keliling Indonesia
Setelah periode penutupan berakhir pada Selasa, 2 Juni 2026 pukul 23.59 WIB, kawasan Gunung Bromo akan dibuka kembali untuk aktivitas wisata seperti biasa tanpa batasan tertentu.
Pengelola taman nasional akan memeriksa kondisi area sebelum memastikan pembukaan kembali untuk umum.
Informasi mengenai penutupan ini diumumkan secara resmi oleh Balai Besar TNBTS pada Senin, 25 Mei 2026 melalui berbagai saluran media nasional dan daerah. (*) taman
Editor : Anita Fitriani