RADAR KUDUS - Warga Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dibuat geger oleh serangkaian kebakaran misterius yang terjadi di sebuah rumah di kawasan Margomulyo, Kapanewon Seyegan.
Api disebut muncul tiba-tiba tanpa penyebab yang jelas dan telah membakar berbagai barang di dalam rumah milik seorang warga bernama Mutfiana.
Perempuan yang akrab disapa Fia itu mengaku kejadian aneh tersebut pertama kali terjadi pada Sabtu dini hari, 23 Mei 2026.
Saat itu, selembar kain di dalam kamar mendadak terbakar meski tidak ada aktivitas memasak, penggunaan listrik berlebih, ataupun orang yang bermain api di sekitar lokasi.
Sejak kejadian pertama, kebakaran kecil terus berulang hampir setiap hari. Hingga Kamis, 28 Mei 2026, tercatat sudah terjadi sekitar 39 kali kebakaran di 34 titik berbeda di dalam rumah tersebut.
Api dilaporkan membakar berbagai benda mudah terbakar seperti pakaian, tikar, sofa, almari, hingga furnitur rumah tangga lainnya.
Salah satu insiden terbesar terjadi ketika sofa di ruang tamu tiba-tiba terbakar dan kobaran api sempat menjalar ke bagian atap rumah sebelum berhasil dipadamkan warga.
Rumah tersebut diketahui tidak hanya digunakan sebagai tempat tinggal, tetapi juga lokasi usaha pemotongan ayam broiler milik keluarga. Meski sudah menempati rumah itu selama bertahun-tahun, keluarga Fia mengaku baru kali ini mengalami kejadian tidak biasa seperti teror api misterius tersebut.
Menyusul ramainya laporan warga, tim Gegana Satbrimob Polda DIY turun langsung melakukan pemeriksaan di lokasi. Berdasarkan hasil pengecekan awal, petugas menduga kebakaran dipicu gas metana yang berasal dari septic tank dan saluran limbah di sekitar rumah.
Gas metana dikenal sebagai gas mudah terbakar yang dapat muncul dari proses pembusukan limbah organik. Dalam kondisi tertentu, gas tersebut bisa memicu api apabila terkumpul dalam jumlah besar dan bertemu sumber panas atau percikan kecil.
Atas rekomendasi petugas, keluarga korban langsung menguras tiga septic tank yang berada di area rumah, termasuk saluran limbah usaha pemotongan ayam. Namun, meski proses pengurasan telah dilakukan, kebakaran misterius dilaporkan masih terus terjadi.
Fia mengaku kini harus berjaga secara bergantian bersama keluarganya untuk mengantisipasi munculnya api secara mendadak, terutama pada malam hari yang disebut menjadi waktu paling sering terjadinya kebakaran.
Demi alasan keamanan, sebagian anggota keluarga juga sementara mengungsi ke ruko yang berada di dekat rumah. Di tengah kepanikan warga, lokasi tersebut bahkan sempat didatangi sejumlah paranormal dan orang-orang yang mengaku mampu mengatasi kejadian mistis.
Meski begitu, keluarga berharap penyebab pasti kebakaran segera terungkap agar mereka bisa kembali tinggal dengan tenang tanpa dihantui rasa takut setiap hari.
Editor : Mahendra Aditya