Rumah di Permukiman Padat Tambora Terbakar, Puluhan Petugas Damkar Turun Tangan

Ali Mustofa • Dipublikasikan Jumat, 29 Mei 2026 | 10:58 WIB
Petugas padamkan api gedung konveksi empat lantai di Jalan Tanah Sereal, Jakarta Barat, ludes terbakar pada Jumat (13/3) dini hari. (Istimewa)
Petugas padamkan api gedung konveksi empat lantai di Jalan Tanah Sereal, Jakarta Barat, ludes terbakar pada Jumat (13/3) dini hari. (Istimewa)

RADAR KUDUS – Kebakaran kembali terjadi di kawasan padat penduduk wilayah Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis malam. 

Sebuah rumah yang berada di Jalan Krendang Barat Gang 2 Nomor 3, RT 13 RW 6, Kelurahan Krendang, dilaporkan hangus dilalap api.

Insiden tersebut langsung memicu kepanikan warga sekitar karena lokasi kebakaran berada di lingkungan permukiman yang padat bangunan dan saling berhimpitan.

Laporan mengenai kebakaran diterima petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 19.47 WIB.

Tak lama setelah menerima informasi dari warga, tim damkar segera bergerak menuju lokasi kejadian.

Petugas bahkan hanya membutuhkan waktu sekitar satu menit sejak laporan masuk untuk langsung melakukan pengerahan armada menuju titik kebakaran.

Api Sempat Membesar di Area Padat Penduduk

Sesampainya di lokasi sekitar pukul 19.53 WIB, petugas langsung melakukan proses pemadaman semenit kemudian.

Kobaran api sempat membesar karena kondisi bangunan yang rapat dan berada di tengah permukiman padat.

Kasi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, menjelaskan bahwa unit pertama tiba di lokasi menjelang pukul 20.00 WIB dan segera melakukan penanganan darurat.

Menurutnya, status kebakaran sempat masuk kategori merah karena api cukup besar dan dikhawatirkan cepat merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Pada tahap awal penanganan, sebanyak tujuh unit mobil pemadam beserta 35 personel diterjunkan ke lokasi.

Armada tersebut berasal dari sejumlah pos pemadam di wilayah Jakarta Barat.

Unit yang dikerahkan terdiri atas satu unit dari Pos Krendang, dua unit dari Pos Angke, tiga unit dari Sektor Tambora, serta satu unit tambahan dari Pos Jembatan Besi.

Tambahan Armada Dikerahkan

Melihat kondisi api yang cukup besar dan potensi penyebaran ke rumah-rumah lain, petugas kemudian menambah kekuatan armada dan personel di lapangan.

Total pengerahan tahap kedua mencapai 14 unit mobil pemadam dengan sekitar 60 personel yang terlibat dalam proses penanganan kebakaran tersebut.

Hingga malam hari, petugas masih terus berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali muncul dari titik-titik tersembunyi.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Belum ada informasi resmi terkait adanya korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Top of Form

Bottom of Form

Editor : Ali Mustofa
pos pemadam kebakaran kepanikan warga permukiman jakarta barat