Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ledakan Dahsyat Pabrik Kimia di Cilegon Picu Bau Menyengat, Satu Pekerja Dilarikan ke Puskesmas 

Mahendra Aditya Restiawan • Selasa, 26 Mei 2026 | 08:03 WIB
Ilustrasi Ledakan
Ilustrasi Ledakan

RADAR KUDUS - Ledakan keras terjadi di area PT Merak Chemicals Indonesia di Cilegon, Banten, Senin (25/5/2026). 

Insiden tersebut memicu kepulan asap putih disertai bau menyengat yang menyebar hingga ke permukiman warga di sekitar kawasan industri.

Peristiwa itu langsung menggegerkan masyarakat karena suara ledakan terdengar cukup keras hingga radius beberapa kilometer.

Warga juga mendengar bunyi sirene tidak lama setelah ledakan terjadi.

Salah satu warga sekitar bernama Faturrohmi mengaku mencium aroma menyengat seperti ban terbakar setelah ledakan muncul dari area pabrik kimia tersebut.

Rumahnya diketahui berada sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian.

Kepulan asap putih yang membubung tinggi membuat warga panik dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon.

Petugas kemudian langsung diterjunkan ke lokasi guna melakukan pengecekan dan penyelidikan awal.

Kepala DLH Kota Cilegon, Sabri, membenarkan adanya insiden ledakan di kawasan pabrik.

Ia menyebut tim dari DLH masih mengumpulkan informasi mengenai sumber dan dampak ledakan tersebut.

Tidak lama setelah kejadian, aparat gabungan bersama petugas BPBD juga meminta warga menjauh dari area pabrik demi menghindari risiko paparan zat berbahaya. Imbauan evakuasi disampaikan melalui perangkat kelurahan setempat.

Ledakan di pabrik kimia itu juga menyebabkan satu pekerja berinisial DA mengalami cedera dan harus mendapatkan penanganan medis di puskesmas terdekat. Hingga kini, kondisi korban masih dalam pemantauan petugas kesehatan.

Penjabat Sekretaris Daerah Cilegon, Azis Setia Ade, mengatakan korban diduga terkena semburan saat insiden berlangsung. Namun pemerintah daerah belum menerima laporan adanya korban dari warga sekitar.

Sementara itu, pihak manajemen perusahaan menyatakan investigasi internal masih berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti ledakan.

Public Relations PT MCCI, Dimas Saputro, menjelaskan asap putih yang terlihat diduga berasal dari semburan uap air sistem turbin atau steam yang terdorong ke udara.

Meski demikian, perusahaan belum memberikan kesimpulan resmi terkait sumber ledakan karena proses investigasi masih dilakukan bersama kepolisian dan instansi lingkungan hidup.

Insiden ini juga sempat berdampak pada aktivitas transportasi di sekitar wilayah industri Cilegon, termasuk perjalanan kereta Merak-Rangkas yang sebelumnya dilaporkan mengalami gangguan sementara akibat situasi di lokasi.

Editor : Mahendra Aditya
#ledakan pabrik kimia Cilegon #PT Merak Chemicals Indonesia #asap menyengat Cilegon #ledakan pabrik Banten #DLH Kota Cilegon