RADAR KUDUS - Klub kebanggaan Jawa Barat, Persib Bandung, resmi memastikan diri menjadi juara Super League 2025/2026 setelah bermain imbang tanpa gol pada laga terakhir musim ini.
Hasil tersebut cukup mengantarkan Maung Bandung finis di puncak klasemen sekaligus mencetak sejarah dengan raihan gelar juara beruntun.
Pertandingan penentuan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Sabtu sore.
Meski gagal meraih kemenangan, skuad asuhan Bojan Hodak tetap mengunci posisi pertama klasemen dengan koleksi 79 poin.
Persaingan ketat sebenarnya datang dari Borneo FC Samarinda yang pada waktu bersamaan sukses menang telak 7-1 atas Malut United.
Namun hasil besar itu belum cukup menggusur Persib karena tim asal Bandung unggul head to head sepanjang musim.
Keberhasilan Persib mempertahankan performa konsisten sepanjang kompetisi membuat ribuan Bobotoh turun ke jalan merayakan gelar juara.
Konvoi kemenangan yang digelar di Bandung berlangsung meriah dan dipenuhi lautan suporter biru.
Dalam perayaan tersebut, Dedi Mulyadi turut hadir bersama sejumlah tokoh Jawa Barat lainnya.
Dedi bahkan mengumumkan bonus fantastis senilai Rp1 miliar untuk Persib Bandung sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan meraih trofi musim ini.
Menurut Dedi, dana bonus tersebut berasal dari keuntungan hasil panen sapi miliknya. Ia menyebut hadiah itu menjadi bentuk kebahagiaan pribadi sekaligus dukungan untuk sepak bola Jawa Barat.
Bonus tersebut rencananya akan diserahkan secara resmi pada 3 Juni 2026 di gedung DPRD Jawa Barat kepada manajemen Persib, termasuk Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, beserta seluruh pemain dan tim pelatih.
Keberhasilan Persib musim ini juga mendapat perhatian luas dari berbagai media nasional serta pengamat sepak bola Indonesia.
Konsistensi permainan, solidnya lini pertahanan, hingga dukungan besar Bobotoh dinilai menjadi faktor utama keberhasilan Maung Bandung mempertahankan dominasi di kompetisi domestik.
Editor : Mahendra Aditya