RADAR KUDUS — Seorang jemaah haji dari Jakarta, Muhammad Firdaus Ahlan (73 tahun), dilaporkan menghilang di Makkah sejak Jumat, 15 Mei 2026.
Keluarga dan petugas PPIH melaporkan bahwa Firdaus hilang setelah tidak kembali ke hotel tempat rombongan menginap pada hari itu, padahal kegiatan ibadah dan agenda rombongan berjalan dengan normal, laporan awal mencatat bahwa ia terakhir terlihat di sekitar penginapan pada sore hari sebelum kehilangan kontak.
Tim perlindungan jemaah dari PPIH Arab Saudi bersama petugas rombongan segera melakukan pencarian di sekitar hotel dan jalur pergerakan jemaah, serta mengumpulkan informasi dari beberapa saksi di lokasi, sementara keluarga di Indonesia terus mendapatkan update dari perwakilan PPIH.
Menurut penjelasan petugas, pencarian awal meliputi pemeriksaan rekaman CCTV di hotel, penyisiran area pejalan kaki serta tempat ibadah yang terdekat, dan berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat untuk menanyakan jika ada laporan mengenai penanganan medis atau evakuasi yang melibatkan namanya.
Baca Juga: Menjelang Armuzna, Jemaah Haji Bersiap Menuju Arafah, Pergerakan Dimulai 25 Mei 2026
Sampai saat ini, belum ada informasi yang memastikan apakah individu tersebut mengalami masalah kesehatan, tersesat, atau insiden lain, petugas menegaskan bahwa pencarian dijalankan dengan memprioritaskan keselamatan dan pengaturan lintas instansi.
Keluarga menjelaskan bahwa Firdaus berangkat dalam keadaan umum sehat namun usianya sudah lanjut, dan rombongan telah diminta untuk membantu mencari dengan memberikan informasi jika menemukan barang bawaan atau tanda-tanda keberadaan yang mungkin berkaitan dengannya.
Kepala tim perlindungan jemaah juga menyatakan bahwa mereka menggunakan saluran komunikasi darurat, daftar peserta, dan pemantauan lokasi-lokasi yang sering dikunjungi jemaah lansia untuk mempersempit area pencarian.
Baca Juga: Terbongkar Haji Nonprosedural, 89 Calon Jemaah Haji Tertunda di Bandara Soekarno-Hatta
Sementara itu, pihak Kementerian terkait dan PPIH di sana meminta semua keluarga jemaah untuk tetap tenang dan menyerahkan proses pencarian kepada petugas berwenang, sambil memberikan nomor kontak yang bisa dihubungi keluarga untuk mendapatkan informasi terbaru.
Penyelenggara juga mengajak jemaah lain dan petugas hotel untuk bersama-sama memeriksa kamar, lorong, dan area publik yang mungkin ditempuh oleh jemaah yang hilang.
Pencarian terhadap Muhammad Firdaus Ahlan masih berlangsung dan belum memberikan hasil yang pasti, dengan keluarga tetap berharap mendapat kabar baik dan petugas berkomitmen melaporkan setiap perkembangan secara berkala. (*)
Editor : Anita Fitriani