Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Viral Main Game saat Rapat Paripurna, Anggota DPRD Jember Mengaku Lupa Beri Makan Sapi Virtual

Ghina Nailal Husna • Selasa, 19 Mei 2026 | 23:21 WIB
Viral Main Game saat Rapat Paripurna, Anggota DPRD Jember Mengaku Lupa Beri Makan Sapi Virtual
Viral Main Game saat Rapat Paripurna, Anggota DPRD Jember Mengaku Lupa Beri Makan Sapi Virtual

 

RADAR KUDUS – Perilaku seorang oknum wakil rakyat di lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember tengah menjadi sorotan tajam publik.

Anggota komisi dari Fraksi Partai Gerindra, Achmad Syahri Assidiqi, mendadak viral di berbagai platform media sosial setelah sebuah rekaman video memperlihatkan dirinya asyik bermain game di ponsel pintar sembari merokok di tengah jalannya rapat resmi kedewanan.

Aksi yang dinilai tidak terpuji tersebut memicu gelombang kritik dari konstituen dan masyarakat luas, yang mempertanyakan komitmen serta profesionalisme dalam menjalankan amanat rakyat.

Baca Juga: Tekanan Global Berlanjut, Rupiah Terdepresiasi ke Level Rp17.724 per Dolar AS

Dampak dari viralnya video tersebut langsung direspons cepat oleh struktur internal partainya.

Achmad Syahri harus menghadapi proses sidang etik yang digelar oleh Mahkamah Partai Gerindra. 

Berdasarkan hasil sidang internal tersebut, ia dijatuhi sanksi berupa teguran keras dan peringatan agar tidak mengulangi perbuatan yang dapat merusak citra institusi parlemen maupun partai.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember, Hanan Kukuh Ratmono, membenarkan adanya pemanggilan dan klarifikasi tersebut.

Namun, hal yang kemudian menarik perhatian publik adalah alasan di balik tindakan indisipliner yang bersangkutan.

Kepada pimpinan fraksi, Syahri mengungkapkan alasan yang terbilang tidak biasa. Ia mengaku refleks membuka ponsel karena khawatir terhadap kondisi "ternak" di dalam game simulator pertanian (farming game) yang tengah dimainkannya.

"Yang bersangkutan mengaku merasa khawatir karena belum memberi makan sapi virtual di game pertanian tersebut.

Rapat yang berlangsung cukup lama dan maraton sejak pagi hingga siang hari membuatnya merasa jenuh dan teringat akan aplikasi game di ponselnya," ungkap Hanan Kukuh saat memberikan keterangan kepada awak media.

Begitu alasan tersebut mencuat ke publik, ruang digital langsung dipenuhi oleh beragam reaksi dari warganet.

Alasan mengenai "sapi virtual" tersebut seketika menjadi bahan perbincangan, satire, hingga meme jenaka di media sosial.

Meski menjadi bahan lelucon, sebagian besar masyarakat tetap menyikapi persoalan ini secara serius.

Baca Juga: Cegat Misi Kemanusiaan ke Gaza, Militer Israel Tahan 9 WNI Termasuk 4 Jurnalis Nasional

Banyak pihak menilai bahwa ruang rapat paripurna atau rapat komisi adalah forum terhormat tempat keputusan-keputusan krusial mengenai hajat hidup orang banyak digodok. 

Perilaku bermain game, ditambah dengan aktivitas merokok di dalam ruangan formal, dianggap sebagai bentuk degradasi etika kepemimpinan.

Kasus ini kini menjadi momentum bagi Badan Kehormatan (BK) DPRD Jember untuk memperketat pengawasan serta tata tertib terkait penggunaan gawai selama persidangan berlangsung, demi menjaga marwah dan kewibawaan lembaga legislatif di mata masyarakat. (*)

 

 

Editor : Ghina Nailal Husna
#Anggota DPRD Jember #Achmad Syahri Assidiqi #Game Pertanian #Etika Anggota Dewan #partai gerindra