Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

BNN Sita 136 Kg Sabu dan Tangkap 31 Tersangka dalam Operasi Besar Nasional

Mahendra Aditya Restiawan • Selasa, 19 Mei 2026 | 17:09 WIB
Ilustrasi penangkapan seorang mucikari. Foto: istockphoto.com
Ilustrasi penangkapan seorang mucikari. Foto: istockphoto.com

RADAR KUDUS - Badan Narkotika Nasional atau BNN berhasil membongkar sejumlah jaringan peredaran narkotika besar melalui Operasi Sapu Bersih Narkoba (Saber Bersinar) 2026 yang digelar di berbagai wilayah Indonesia. Operasi gabungan tersebut mencakup Sumatera Utara, Aceh, Jakarta, Kalimantan Timur, Sumatera Barat, Sulawesi, Jawa Timur, Riau hingga Kepulauan Riau.

Dalam operasi besar itu, BNN bersama Kepolisian Republik Indonesia dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil menangkap total 31 tersangka dari berbagai jaringan narkotika nasional maupun transnasional.

Dari hasil pengungkapan tersebut, aparat menyita barang bukti dalam jumlah fantastis, mulai dari sabu seberat 136,5 kilogram, ganja 147 kilogram, ketamin 1.029 gram, etomidate 1.260 mililiter, hingga 6.681 butir ekstasi.

BNN memperkirakan operasi ini berhasil menyelamatkan sekitar 353 ribu jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Nilai ekonomi seluruh barang bukti yang disita ditaksir mencapai Rp211,4 miliar.

Salah satu kasus besar yang berhasil diungkap adalah jaringan sabu Aceh–Bogor. Tim gabungan BNN dan Bea Cukai menangkap tiga tersangka berinisial TA, Y, dan I di kawasan Parung Panjang, Bogor.

Petugas menemukan 29 bungkus teh Cina hijau berisi sabu seberat sekitar 29 kilogram yang disembunyikan di dalam kendaraan pelaku. Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai pengiriman narkotika dari Aceh menuju Jabodetabek melalui jalur darat dan penyeberangan Bakauheni-Merak.

Di Sumatera Utara, BNN juga melakukan operasi di kawasan Aek Kanopan Timur, Labuhan Batu Utara, setelah menerima laporan masyarakat terkait maraknya transaksi narkoba di wilayah tersebut.

Dalam operasi itu, petugas menangkap seorang pelaku berinisial RT dan menyita paket sabu siap edar. Sementara seorang pengendali jaringan berinisial WW masih masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Pengungkapan besar lainnya terjadi di Kalimantan Timur. BNN berhasil membekuk empat tersangka jaringan narkotika di Jalan Poros Samarinda-Berau, Kutai Timur.

Dari operasi tersebut, aparat menyita sabu seberat 92,1 kilogram serta 1.000 cartridge vape yang mengandung etomidate. Para pelaku menggunakan dua kendaraan berbeda, termasuk satu mobil pengawal untuk memastikan distribusi narkotika berjalan aman.

BNN juga membongkar jaringan narkotika transnasional yang memanfaatkan jasa ekspedisi dan kurir terbang. Dalam kasus ini, petugas menemukan paket sabu asal Laos yang dikirim ke Jakarta Barat menggunakan identitas palsu dan jasa transportasi online.

Selain itu, dua kurir berinisial AA dan DN ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta saat membawa hampir empat kilogram sabu yang rencananya diedarkan ke Lombok dan kawasan wisata sekitarnya.

Di Sumatera Barat, BNN bersama BNNP Sumbar mengungkap jaringan pengiriman ganja di Kabupaten Agam. Empat pelaku berhasil diamankan dengan barang bukti tujuh karung berisi 145 kilogram ganja.

Operasi penindakan juga dilakukan di berbagai daerah lain seperti Riau, Aceh, Sulawesi Tengah, Kepulauan Riau, hingga Jawa Timur. Modus yang digunakan para pelaku pun semakin beragam, mulai dari penggunaan identitas palsu, jasa pengiriman, hingga cairan vape sebagai media penyelundupan narkoba.

BNN menegaskan seluruh tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal berupa pidana mati atau penjara seumur hidup.

Melalui Operasi Saber Bersinar 2026, BNN menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika sekaligus mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan demi mewujudkan Indonesia Bersinar atau Bersih dari Narkoba.

Editor : Mahendra Aditya
#Operasi Saber Bersinar 2026 #narkotika Indonesia #sabu #bnn #jaringan narkoba