Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pencarian Data Bansos Kini Gunakan DTSEN, Begini Cara Cek Status Penerima dengan NIK

Mahendra Aditya Restiawan • Jumat, 15 Mei 2026 | 14:54 WIB
Pencarian data penerima manfaat bansos
DTSEN, Pencarian data penerima manfaat bansos

RADAR KUDUS - Pemerintah melalui Kementerian Sosial menyediakan layanan pencarian data penerima manfaat bantuan sosial yang dapat diakses masyarakat menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Fitur ini memudahkan warga untuk mengetahui status kepesertaan bansos sekaligus memahami kategori kesejahteraan keluarga berdasarkan sistem desil sosial ekonomi.

Untuk melakukan pencarian, masyarakat diminta memasukkan NIK 16 digit sesuai data pada KTP elektronik. Setelah itu, pengguna perlu mengetik huruf kode keamanan atau captcha yang muncul di layar sebelum menekan tombol “Cari Data”.

Sistem ini terhubung langsung dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yakni basis data terbaru yang digunakan pemerintah dalam menentukan penerima bantuan sosial di Indonesia. DTSEN memuat berbagai informasi sosial ekonomi masyarakat sebagai dasar penyaluran bantuan agar lebih tepat sasaran.

Baca Juga: Cek Bansos Kemensos Disorot Pengguna, Error Login hingga Gagal Submit Jadi Keluhan Utama

Dalam layanan tersebut, masyarakat juga akan menemukan informasi mengenai desil kesejahteraan keluarga. Desil merupakan pengelompokan tingkat ekonomi rumah tangga berdasarkan berbagai indikator sosial dan ekonomi, seperti jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, kondisi tempat tinggal, daya listrik rumah, hingga kepemilikan aset.

Pemerintah membagi desil menjadi 10 kelompok. Desil 1 merupakan kelompok keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah atau 10 persen terbawah di Indonesia. Sementara desil 10 adalah kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.

Status desil setiap keluarga bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai kondisi ekonomi terbaru. Jika data yang tercantum dianggap tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat dapat melakukan pembaruan melalui pemerintah desa, kelurahan, dinas sosial setempat, maupun lewat aplikasi Cek Bansos dengan menyertakan data riil terbaru.

Setelah proses pembaruan dilakukan, Badan Pusat Statistik (BPS) akan menghitung ulang kategori desil secara berkala. Karena itu, masyarakat diminta memastikan seluruh data yang diberikan benar dan sesuai keadaan di lapangan.

Desil juga menjadi salah satu acuan utama dalam penyaluran bantuan sosial pemerintah. Kelompok desil 1 hingga desil 4 atau 40 persen masyarakat terbawah menjadi prioritas penerima bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako.

Sementara masyarakat yang berada di desil 5 masih memiliki peluang menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Dengan adanya sistem pencarian berbasis NIK ini, pemerintah berharap proses verifikasi bantuan sosial menjadi lebih transparan, cepat, dan tepat sasaran. Masyarakat pun dapat lebih mudah memantau status bantuan sosial secara mandiri tanpa harus datang langsung ke kantor terkait.

Editor : Mahendra Aditya
#arti desil bansos #bantuan sosial PKH sembako #cek bansos NIK #DTSEN Kemensos #cara cek penerima bansos