RADAR KUDUS — Federasi Futsal Indonesia (FFI) resmi berubah nama menjadi Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) setelah keputusan tersebut disahkan dalam Kongres Biasa FFI 2026 yang berlangsung di Jakarta pada Selasa, 12 Mei 2026.
Perubahan identitas organisasi ini menjadi titik penting dalam proses penyesuaian struktur futsal nasional dengan aturan PSSI dan panduan dari FIFA, sekaligus menegaskan posisi futsal sebagai bagian dari sistem sepak bola di Indonesia.
Dalam kongres yang dihadiri oleh para pengurus, perwakilan cabang futsal daerah, dan anggota PSSI, perubahan nama dari FFI menjadi AFI disepakati sebagai langkah strategis, bukan hanya sekadar pergantian nama.
Baca Juga: 1.000 Koperasi Desa Merah Putih Siap Operasional, Prabowo Resmikan Bulan Mei 2026
Michael Victor Sianipar, Ketua Umum AFI, menyatakan bahwa istilah “Asosiasi” lebih tepat untuk menggambarkan fungsi futsal sebagai komponen organisasi di bawah PSSI, sekaligus memperkuat integrasi dalam program pembinaan, kompetisi, dan regulasi antara futsal dan sepak bola.
Alasan utama di balik perubahan nama ini dijelaskan berkaitan dengan upaya untuk menyelaraskan organisasi futsal Indonesia dengan pedoman statuta PSSI dan FIFA, termasuk mengenai struktur pengurus, AD/ART, serta mekanisme koordinasi antar cabang.
AFI berfungsi sebagai mitra teknis PSSI dalam pengembangan futsal nasional, mulai dari pelatih, wasit, hingga kompetisi untuk usia muda dan liga profesional.
Baca Juga: Jemaah Haji Bawa Tempe Orek 5 Kg, Koper Dibongkar Petugas di Bandara Jeddah
Perubahan nama ini juga dianggap sebagai bagian dari agenda besar untuk mengembangkan futsal Indonesia di tingkat regional dan internasional, termasuk usaha untuk memperkuat posisi sebagai tuan rumah bagi Piala Dunia Futsal 2028.
Identitas baru sebagai AFI, federasi berharap pemerintah, sponsor, dan pemangku kepentingan lainnya dapat lebih mudah memahami arah kebijakan dan program yang direncanakan, sehingga kolaborasi di berbagai sektor ke depan dapat lebih efektif dan terarah.
Selain perubahan nama, Kongres Biasa FFI 2026 juga memutuskan beberapa modifikasi dalam AD/ART dan penambahan posisi wakil ketua umum, guna meningkatkan kapasitas manajemen organisasi di masa mendatang.
Baca Juga: Prabowo Akan Bangun dan Bagikan Bantuan 1.582 Kapal Tangkap Ikan untuk Nelayan
Langkah ini dipandang sebagai bagian dari transformasi menyeluruh, tidak hanya dalam aspek nama, tetapi juga dalam tata kelola, transparansi, dan penguatan jaringan futsal di seluruh provinsi. FFI yang selama ini dikenal sebagai Federasi Futsal Indonesia kini resmi beroperasi sebagai Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) sejak 12 Mei 2026.
Perubahan ini diharapkan menjadi awal dari era baru pengembangan futsal Tanah Air yang lebih terintegrasi, profesional, dan berkelanjutan. (*) AGI
Editor : Anita Fitriani