Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kabar Duka Haji 2026: Jemaah Haji Indonesia yang Wafat Jadi 24 Orang di Arab Saudi

Anita Fitriani • Selasa, 12 Mei 2026 | 18:11 WIB
Ilustrasi ibadah haji
Ilustrasi ibadah haji

 

 

 

 

RADAR KUDUS — Jemaah haji asal Indonesia yang meninggal di Tanah Suci mencapai 24 orang hingga tanggal 11 Mei 2026, berdasarkan informaI terkini dari Kementerian Haji dan Umroh. 

Jumlah ini meningkat setelah satu jemaah dari Medan dilaporkan meninggal, seperti yang diumumkan oleh Juru Bicara Kemenag, Maria Assegaff, dalam sebuah konferensi pers virtual.

Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Maria Assegaff, mengungkapkan bahwa total jemaah haji Indonesia yang meninggal selama musim haji tahun 2026 kini mencapai angka 24.

Pemberitahuan ini disampaikan pada hari Senin, 11 Mei 2026, setelah seorang jemaah dari Medan yang namanya tidak disebutkan meninggal di Arab Saudi.

Baca Juga: Jemaah Haji Diminta Patuhi Aturan Tak Menjemur Baju di Atap Hotel

Situasi ini menjadi fokus perhatian pemerintah menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji, di mana 92.767 jemaah telah tiba di Makkah sampai saat itu.

Peningkatan jumlah kematian terjadi secara perlahan sepanjang bulan Mei 2026, di mana sebelumnya terdapat 10 jemaah yang meninggal pada tanggal 6 Mei setelah jemaah asal Kabupaten Bogor, Aen Soleh Salimar, tutup usia pada tanggal 5 Mei.

Maria Assegaff menegaskan bahwa semua jenazah telah dipindahkan ke Nusuk dan dimakamkan sesuai dengan prosedur syariat Islam di Tanah Suci.

Baca Juga: Jakarta dan Semarang: Dua Kota dengan Penurunan Tanah Paling Mengkhawatirkan

Kemenag terus memantau kesehatan para jemaah melalui peningkatan layanan medis, termasuk menggunakan aplikasi Kawal Haji untuk pengaduan secara digital.

Sementara itu, pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 berlangsung dengan baik, dengan total 92.767 jemaah yang telah tiba di Makkah, sebagian besar melalui kloter dari berbagai embarkasi di Indonesia.

Pemerintah mengingatkan semua jemaah untuk menjaga kesehatan fisik dan mematuhi protokol kesehatan yang ketat menjelang fase Armuzna, mengingat cuaca yang ekstrem dan padatnya aktivitas ibadah.

Maria Assegaff menyampaikan rasa duka yang mendalam dan doa terbaik agar semua almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Baca Juga: 1.000 Koperasi Desa Merah Putih Siap Operasional, Prabowo Resmikan Bulan Mei 2026

Kemenhaj juga mencatat bahwa hingga 11 Mei 2026, sebagian besar jemaah telah menyelesaikan umrah wajib dan bersiap untuk wukuf di Arafah.

Pelayanan kesehatan di tenda-tenda haji dan rumah sakit darurat terus dioptimalkan, dengan ribuan jemaah yang menerima perawatan rawat jalan untuk menghindari komplikasi serius.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga keselamatan lebih dari 100 ribu jemaah yang diberangkatkan sejak akhir April 2026.

Baca Juga: Prabowo Akan Bangun dan Bagikan Bantuan 1.582 Kapal Tangkap Ikan untuk Nelayan

Kemenhaj berharap angka ini tidak akan meningkat secara signifikan menjelang puncak haji 1447 H/2026. 

Maria Assegaff mengajak semua keluarga jemaah di Tanah Air untuk terus berdoa agar ibadah haji berlangsung dengan aman dan lancar bagi mereka yang masih berada di sana.

Pemerintah tetap siaga dan siap memberikan pembaruan secara berkala melalui konferensi pers resmi. (*) 

Editor : Anita Fitriani
#jemaah haji meninggal #Haji 2026 #ibadah haji #kemenag #jemaah haji